Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Juli 2014

MENIKMATI PESONA ALAM CURUG 7 BIDADARI SEMARANG – JAWA TENGAH

Indonesia merupakan negara yang luas yaitu  -+ 5.180.053 km2. Menakjubkan bukan? Berdasarkan pernyataan tersebut, banyak hal menarik yang dapat ditemui di Indonesia yang tersebar di berbagai belahan nusantara. Ragam pesona yang disuguhkan oleh alam Indonesia, memang tak ada habis-habisnya hingga membuat kita makin tertegun akan keelokannya. Namun, masih ada segelintir orang yang enggan untuk menikmati keindahan alam Indonesia dan lebih memilih untuk menikmati suasana alam luar Indonesia. Padahal, pesona alam negeri kita tak kalah juga dengan negara-negara lainnya. Berikut salah satu keindahan alam Indonesia yang patut untuk dikunjungi seperti “Air Terjun 7 Bidadari”.


1. Curug 7 Bidadari

Tempat wisata yang berlokasi di desa Keseneng, Sumowono-Kabupaten Semarang ini, sering disebut Curug 7 Bidadari oleh warga setempat. Curug berarti gerojogan banyu atau dalam istilah Indonesianya air terjun. Wisata lokal yang tak asing lagi bagi warga semarang ini, memiliki kisah yang unik hingga tempat ini di beri nama Curug 7 Bidadari. Konon, ada 7 bidadari yang turun dari kayangan untuk berendam di tempat ini supaya kutukan mereka lenyap. Alhasil dari cerita tersebutlah nama curug 7 bidadari didapat. Lokasi yang berjarak 9 km dari Bandungan dan 7 km dari Gedong Songo, memiliki pemandangan yang menakjubkan di sekitarnya seperti pepohonan hijau nan rimbun dan pemandangan asri lainnya. Sawah pun juga tak luput dari tempat ini sehingga banyak warga setempat yang lalu lalang guna mencari nafkah. Berkunjung ke tempat wisata ini tak perlu merogoh biaya terlalu dalam, kita dapat menikmati keindahan curug yang ketinggiannya kurang lebih 20 meter dengan 3 tingkatan air terjun di mana tingkatan pertama memiliki 1 air terjun, tingkatan selanjutnya terdiri dari 2 air terjun, dan tingkatan terakhir terdapat 4 air terjun yang bersebelahan. Banyak kepercayaan mengenai tempat ini, ada yang mengatakan jika sepasang muda mudi yang berkunjung ke sini akan menjadi sepasang kekasih yang langgeng. Selain itu, terdapat Kedung Wali mirip sebuah sumur yang berdiameter kurang lebih 70cm dengan sumber mata air yang tak ada habis-habisnya. Diyakini Kedung Wali ini memiliki berbagai khasiat seperti awet muda, mempercepat jodoh maupun rezeki, dll.


2. Kedung Wali

Terlepas dari benar atau tidak kepercayaan tersebut, tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi. Tak jauh dari lokasi juga, terdapat makam sesepuh desa Keseneng yakni Kyai Mandung dengan luas area makam 150 meter persegi. Yang hingga sekarang makamnya dikeramatkan


3. Makam Kyai Mandung

Curug 7 Bidadari ini dialiri langsung oleh sungai dari Gunung Ungaran sebab lokasi wisata ini tak jauh dari Gunung Ungaran. Berbagai fasilitas disediakan di Curug 7 Bidadari seperti tempat berkemah (camping ground), permainan outbound, gazebo sebagai tempat pertemuan atau kumpul-kumpul, tempat ziarah, mushola, toilet, area parkir, dll. Bagi anda pecinta alam atau ingin melepas penat dari hiruk pikuk dan panasnya kota, tak ada salahnya untuk mengunjungi curug 7 bidadari untuk merefreshingkan jiwa maupun pikiran.

Oleh : Ardan Esand
Gambar:
1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqMAe7z2QWPL-qJMNbqVMSORkeuuPZt-VebRHBQHnQFYxE5klK5LST56JQvLOpks6y7HKCZYOrVpqXFXdCjp_weDyqBn0v8K5fyiVGhfZqTT8izebU8dSe_tPHFaolFNL3H7_EyNV-b94/s800/curug%2525207%252520bidadari.jpg
2. http://teamtouring.net/wp-content/uploads/2010/08/Kedung-Wali.jpg
3. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZuaepAX3GGfI9V6vAEz2YsWGZXml5ai0ukRVy1aJxxY4oJP55FDLwK080oONTFYpeH9a4QDFgD9C6rcygOF2InGeFFC74egUWBILZ-KQeW1i5uvjGgKqPufSNKIdTgKyZVBevEaF_dzfx/s1600/Foto-0008t.jpg

Jumat, 13 Juni 2014

Belum ke Jakarta Jika Tidak Berkunjung ke Monas

Siapa yang tidak mengenal Monas? Sebuah monumen di pusat kota Jakarta yang seakan menjadi simbol ibu kota. Lihat saja berbagai T-shirt tentang Jakarta, pasti didominasi oleh gambar Monas. Dengar saja celetukan orang-orang , “Kalau nggak ke Monas, berarti belum ke Jakarta”. Monas yang merupakan singkatan dari Monumen Nasional merupakan monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintah Belanda. Puncak Monas yang berbentuk seperti nyala api menggambarkan semangat bangsa Indonesia yang tidak pernah padam. Perlu diketahui, nyala api ini terbuat dari medali perunggu dan dilapisi 35 kg emas.


(Sumber : http://static.pulsk.com)

Monumen Nasional berada di Jakarta Pusat, tepatnya di tengah Lapangan Medan Merdeka dan selalu dibuka setiap hari untuk umum mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Adapun tarif masuk yang dikenakan berbeda-beda, untuk anak-anak dikenakan tarif Rp 2000,00, pelajar dan mahasiswa dikenakan tarif Rp 3000,00 dan orang dewasa dikenakan tarif Rp 10.000,00. Di dalam monumen, kita dapat belajar banyak mengenai sejarah Indonesia melalui berbagai diorama yang ditampilkan. Diorama-diorama tersebut secara runtut menampilkan perjalanan Indonesia mulai dari masa kerajaan-kerajaan kuno seperti Sriwijaya dan Majapahit, penjajahan yang dilakukan Bangsa Eropa, zaman VOC, perlawanan bangsa Indonesia melawan penjajah, mulai dari pergerakan kedaerahan hingga nasional, kemudian pendudukan Jepang di Indonesia, perjuangan kemerdekaan RI, masa-masa revolusi, hingga masa pemerintahan Presiden Soeharto. Selain diorama, masih ada ruangan berbentuk amphitheater yang disebut Ruang Kemerdekaan. Di dalam ruangan ini, tersimpan naskah asli Proklamasi Kemerdekaan RI, peta kepulauan RI, bendera merah putih, dan sebuah dinding bertuliskan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI. Semua itu tampak indah.

Selain hal-hal di atas, masih ada bagian pelataran puncak Monas yang wajib dikunjungi. Untuk mencapai pelataran dengan ketinggian 115 meter ini, para pengunjung akan dibawa oleh sebuah elevator. Di pelataran puncak, pengunjung dapat melihat keseluruhan Jakarta secara dekat dengan menggunakan beberapa teropong yang disewakan dengan harga Rp 2000,00. Jakarta yang tampak rumit jika dilihat secara langsung nyatanya bisa terlihat rapi jika dilihat dari atas. Dari atas puncak, pengunjung juga bisa melihat Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang berdampingan, salah satu simbol pluralisme yang diagung-agungkan oleh masyarakat Indonesia. Mengingat ada begitu banyak orang yang ingin naik ke pelataran puncak, sementara kapasitas elevator hanya bisa memuat beberapa orang saja, maka anda disarankan untuk datang lebih pagi. Jika hari sudah siang, antrian elevator sangatlah panjang . Tidak jarang beberapa pengunjung meninggalkan antrean karena tidak sabar menunggu terlalu lama. Jika anda sedang tidak beruntung alias tidak bisa menaiki puncak Monas, jangan sedih. Pelataran Monas juga tidak kalah menarik. Monas merupakan alternatif wisata murah meriah, karena selain berwisata sejarah di dalam bangunan Monas, para pengunjung juga bisa berwisata secara gratis di pelataran Monas. Ada areal lahan berumput yang biasa dijadikan tempat bermain layangan sekaligus tempat bersantai bagi keluarga, ada areal terapi refleksi kaki, lapangan untuk berolahraga, dan juga taman rusa yang konon katanya rusa-rusa ini sengaja didatangkan dari Istana Bogor. Selain itu, setiap malam sabtu dan malam minggu, pihak pengelola Monas juga menghadirkan pertunjukan air mancur menari yang bisa disaksikan secara gratis oleh pengunjung. Jangan takut kelaparan, karena di sana ada banyak pedagang makanan yang mengharapkan rejeki dari anda.

Untuk mencapai Monas tidaklah sulit, karena anda bisa menggunakan berbagai mode transportasi. Jika anda pengguna Commuter Line, anda bisa berangkat dari berbagai stasiun di Jabodetabek lalu turun di Stasiun Gambir, setelah itu anda cukup berjalan kaki menuju Monas. Jika anda menggunakan bus Trans Jakarta dari Shelter Harmoni yang merupakan pusat halte, anda bisa turun di Shelter Gambir lalu tinggal berjalan kaki menuju Monas.

“Ngakunya udah pernah ke Jakarta, tapi nggak ke Monas? Berarti kamu belum ke Jakarta”


(Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Oleh : Rahel Simbolon

Jumat, 30 Mei 2014

BATIK PEKALONGAN PUNYA CERITA

Batik merupakan hasil karya manusia yang mempunyai nilai seni tinggi dan telah menjadi warisan budaya asli Indonesia. Dunia pun telah mengakuinya melalui UNESCO. Dengan demikian, batik merupakan identitas bangsa Indonesia yang sangat tinggi nilainya. Bervariasi corak dan motifnya membuat batik juga diekspor ke mancanegara. Seni kerajinan batik ini terdiri dari batik cap, batik lukis, batik bordir, batik kombinasi, dan batik modern.

Salah satu penghasil batik terkemuka di Indonesia adalah Pekalongan. Kota ini telah memproduksi batik yang didistribusikan ke seluruh wilayah Nusantara dan bahkan diekspor ke luar negeri. Hampir setiap kampung yang ada di kota ini dijadikan sentra kerajinan batik. Seakan-akan batik menjadi nafas kehidupan masyarakat di sana. Berbagai motif yang dijadikan brand image batik Pekalongan adalah batik Jlampang yang motifnya dipengaruhi oleh India dan Arab, batik Encim dan Klengenan yang dipengaruhi oleh peranakan Cina, batik Belanda dengan motif buket bunga, batik pagi sore, dan batik Hokokai yang tumbuh pesat saat zaman penjajahan Jepang.

Pekalongan telah menjadi pusat batik sejak 1850-an. Saat itu batik didistribusikan di wilayah Banten. Orang-orang Arablah yang berperan penting dalam pendistribusian batik. Karena mereka adalah pedagang. Dulu, wanita-wanita Eropa yang justru menekuni batik. Bahkan mereka menjadi pengusaha batik. Sedangkan wanita pribumi sebagai pembatik biasa di rumahnya. Mereka mendapat pesanan dari pengusaha batik yang notabene adalah wanita Eropa. Akhirnya para pembatik pribumi pun direkrut oleh wanita Eropa sebagai pekerja atau buruhnya dan mereka mendapat upah. Melihat geliat usaha batik yang semakin cerah, orang Cina dan Arab mulai tertarik. Sehingga mereka pun mengajak wanita pribumi lainnya untuk bergabung sebagai pekerjanya. Pada 1880, tercatat ada lebih dari 500 pembatik yang bekerja di industri batik. Pada 1890, kerajinan batik Pekalongan pun berkembang pesat. Dan pada 1910, kerajinan industri batik berubah menjadi industri rakyat.

Pada 1930 terjadi malaise yaitu kondisi perekonomian yang sangat sulit dan Eropa pun terkena dampaknya hingga mengakibatkan pengusaha batik mengalami gulung tikar. Hal ini membuat mereka ada yang pergi ke luar Jawa dan ada juga yang beralih profesi berdagang kecil-kecilan. Akhirnya pada saat sekutu meninggalkan Indonesia, ganti Jepang menduduki wilayah Indonesia. Tak terkecuali Pekalongan pun juga dikuasai oleh Jepang. Semasa Jepang menduduki wilayah Pekalongan mereka pun tertarik dengan adanya batik dan lahirlah batik Jawa Hokokai. Batik ini dihasilkan oleh pengusaha Cina. Batik Jawa Hokokai ini merupakan gabungan dari unsur keraton yaitu lereng, kawung, ceplok, dan parang dengan hiasan bunga (sakura, anggrek, mawar, krisan, leli), burung merak dan kupu-kupu yang disusun dalam buketan dan lung-lungan sehingga menghasilkan pola yang kaya warna dan corak yang indah.

Berikut corak batik Pekalongan:

http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php/1482-Batik

Oleh : Wahyu Inayah
Referensi:
Margana, Sri & Fitrianingsih, Widya. 2010. Sejarah Indonesia: Perspektif Lokal & Global. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Kamis, 22 Mei 2014

WAYANG


http://www.ki-demang.com/index.php/isi-kesenian-tradhisional/112-02-wayang-kulit-purwa

Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri lebih dari tiga belas ribu pulau. Di dalamnya terdapat beraneka ragam suku, adat istiadat, bahasa, serta seni dan budaya. Dari sekian banyaknya seni dan budaya yang ada di Indonesia, satu-satunya warisan budaya yang patut dibanggakan bagi seluruh bangsa Indonesia yaitu wayang. Karena wayang adalah puncaknya budaya daerah yang tampil sebagai seni dan budaya tradisional. Bahkan dunia pun mengakui bahwa wayang adalah seni asli bangsa Indonesia.

Wayang tak terlepas dari seni pedalangan. Keduanya menjadi kualitas seni yang tinggi hingga mendapat sebutan ‘adiluhung’. Wayang dan seni pedalangan termasuk seni yang unik dan canggih. Keduanya dapat memadukan seni-seni lainnya secara serasi seperti seni tari, seni suara, seni drama, seni sastra, seni rupa, dan lainnya.

Dalam sebuah pagelaran, wayang selalu memberikan makna tersendiri. Di dalamnya mengandung sebuah unsur pesan baik secara etika ataupun estetika. Pertunjukan wayang yang paling dalam mengandung nilai hakiki dan falsafah hidup. Wayang tidak hanya sekedar sebagai tontonan. Bukan pula sebagai shadow play atau shadow-puppet theaters (permainan bayang-bayang). Orang Jawa mengatakan bahwa wewayangane ngaurip (bayangan hidup manusia sejak lahir hingga mati). Selain itu wayang adalah gambaran kehidupan manusia dengan berbagai problematika yang dihadapinya. Wayang juga melukiskan tentang hewan, raksasa, atau dewa. Wayang juga menggambarkan tokoh yang berwatak jahat ataupun baik, lucu, kuat, dan halus. Dalam dunia pewayangan, tokoh yang berperilaku baik disebut bala tengen. Biasanya tokoh baik ini diletakkan di sebelah kanan kelir sehingga tokoh ini menghadap ke kiri. Sedangkan tokoh yang berperilaku jahat disebut bala kiwa dan diletakkan di sebelah kiri kelir sehingga tokoh ini menghadap ke kanan.

Wayang di Indonesia mengalami perkembangan. Wayang dikenal sejak zaman dulu sekitar tahun 1500-an sebelum Masehi. Nenek moyang mempercayai bahwa arwah orang yang meninggal itu tetap hidup dan dapat memberi pertolongan bagi orang-orang yang masih hidup. Sehingga roh-roh tersebut dipuja-puja oleh mereka. Roh-roh itu mereka sebut sebagai hyang atau dahyang. Di mana hyang atau dahyang tersebut diwujudkan dalam bentuk patung atau gambar. Mereka dapat berhubungan dengan hyang hanya melalui perantara atau medium yang disebut syaman. Syaman ini diwujudkan dalam bentuk dalang. Bentuk pemujaan hyang dan syaman itulah yang merupakan asal-usul pertunjukan wayang yang sifatnya masih sederhana. Saat ini lebih dari seratus jenis wayang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari sekian ratus jenis itu ada yang masih tetap bertahan hingga sekarang dan ada juga yang sudah punah. Namun demikian, muncul pula wayang-wayang baru diantaranya wayang wahyu, wayang sandosa, wayang sadat, wayang ukur, dan sebagainya.

Salah satu wayang yang terkenal dan sudah mendunia yaitu wayang kulit purwa. Wayang kulit purwa merupakan boneka datar dwimatra, terbuat dari kulit kerbau yang secara rumit diukir dan diwarnai; dilengkapi tangkai penyangga di tengah dan gagang dari tanduk kerbau untuk memainkannya; menggambarkan dewa, manusia, raksasa, satwa, dan lambang alam. Wayang ini bahkan dijadikan sebagai obyek studi dari waktu ke waktu. Para pakar budaya Barat menyatakan tentang wayang kulit purwa sebagai”…the most complex and shopisticated theatrical form in the world”. Selain itu, James R. Brandon seorang peneliti asal Amerika menyatakan bahwa wayang kulit purwa”…not comic nor tragic but marvelous”.

Oleh : Wahyu Inayah
Referensi:
Tim Penulis SENA WANGI. 1999. Ensiklopedi Wayang Indonesia Jilid 1. Jakarta: SENA WANGI.
Sedyawati, Edi. 2002. Seni Pertunjukan. Jakarta: Grolier International. Inc.

Selasa, 20 Mei 2014

Air Terjun Menawan, Wajib Dikunjungi di Indonesia

Liburan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh semua orang. Menikmati kebersamaan bersama keluarga tercinta adalah impian setiap orang di hari weekend. Obyek wisata di Indonesia sangat beragam dari persawahan, pegunungan hingga air terjun. Sudah semestinya rakyat Indonesia bersyukur dengan ciptaanNya, karena negeri tercinta, Indonesia sangat berlimpah ruah pemandangan yang indah, menawan hingga menakjubkan dua bola mata indah manusia. Air terjun, salah satu obyek wisata yang sangat menarik untuk dilihat, aliran deras airnya mampu membuat mata manusia terpana melihat keindahannya. Berikut ini beberapa air terjun menawan yang ada di Indonesia :

1. Air Terjun Tiu Kelep

Air terjun Tiu Kelep terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Untuk mencapai di air terjun Tiu Kelep, Anda dapat menempuh waktu antara dua-tiga jam dengan kendaraan roda empat dan berjarak kurang lebih 60 km dari Ibu Kota Mataram. Jika Anda berasal dari luar Pulau Lombok, maka sebaiknya menggunakan jasa tour guide agar tidak tersasar menuju ke sana. Keindahan air terjun Tiu Kelep sangatlah menawan, di mana tepat berada di kaki Gunung Rinjani, salah satu gunung yang masih aktif di Indonesia. Untuk ketinggian air terjun Tiu Kelep bisa mencapai antara 30-45 meter. Dan tepat di bawah air terjun Tiu Kelep kita bisa menikmati bermain di sungai, pengunjung dapat membasahi tubuhnya dengan derasnya air terjun Tiu Kelep ataupun hanya menikmati pemandangan di sekitar air terjun Tiu Kelep dengan memejamkan mata dan memanjatkan syukur atas ciptaan Tuhan yang maha indah. Debit air di air terjun Tiu Kelep ini cukup besar, ditambah udara yang segar dan sangat cocok bagi Anda yang ingin melepaskan kepenatan untuk berlibur di air terjun Tiu Kelep.


Sumber foto : http://lombok.panduanwisata.com/wisata-alam/pesona-9-air-terjun-di-lombok/

2. Air Terjun Maramo

Air Terjun Maramo berada di Provinsi Sulawesi Tenggara, di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo , Kabupaten Konawe Selatan yang terletak di kawasan Hutan Suaka Alam Tanjung Peropa. Keindahan air terjun Maramo terlihat secara alami di mana disebut dengan air terjun bertingkat yang ketinggiannya mencapai sekitar 100 meter. Air terjun Maramo mempunyai 7 tingkatan utama ditambah dengan 60 tingkatan kecil yang berfungsi sebagai kolam air. Daya pikat air terjun ini sangat identik dengan bebatuan yang bertingkat. Sangat cocok bagi kalian yang suka petualang di mana bisa menikmati bebatuan bertingkat sambil berjalan melewati batuan lainnya hingga mendaki sampai puncak.


Sumber foto : http://id.wikipedia.org/wiki/Air_Terjun_Moramo

3. Air Terjun Dua Warna

Air terjun dua warna berada di kota Medan, Sumatera Utara. Letaknya di Desa Durin Sirugun, Sibolangit, Sumatera Utara dan menempuh waktu selama 1-2 jam dari kota Medan dengan jarak kurang lebih 75 km. Medan dikenal dengan jalanan yang berliku dan jurang, jadi berhati-hatilah ketika menuju ke air terjun dua warna. Air terjun dua warna memiliki ketinggian 100 meter. Kenapa disebut dengan air terjun dua warna? Karena pada air terjun tersebut ada dua warna yakni biru jernih pada danau kecil dan putih keabu-abuan, sehingga terciptalah dua warna. Air terjun dua warna ini memiliki keindahan panorama alam yang indah ditambah dengan pepohonan yang rindang dan udaranya pun masih segar. Air terjun dua warna tepat berada di bawah kaki Gunung Sibayak.


Sumber foto : http://jalan2.com/city/medan/air-terjun-dua-warna/

Selamat liburan dan buanglah sampah pada tempatnya!

Oleh : Titis Ayuningsih

Rabu, 26 Februari 2014

BATIK

Istilah batik merupakan gabungan dari dua kata bahasa Jawa yaitu amba (menulis) dan titik (titik). Batik merupakan hasil karya manusia yang mempunyai nilai seni yang tinggi dan telah menjadi bagian budaya bangsa sejak lama. Dengan mengenakan beberapa motif batik, dapat diketahui status sosialnya. Sampai saat ini, beberapa motif batik tradisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Batik pertama kali diperkenalkan di dunia internasional oleh Presiden Soeharto yaitu pada saat konferensi PBB beliau memakainya. Dahulu, motif dan warna batik sangatlah terbatas. Kalau saat ini, corak dan warna batik beraneka ragam karena banyak dipengaruhi oleh asing seperti corak phoenix (dipopulerkan oleh orang Tionghoa), corak bunga tulip dan juga benda-benda seperti gedung atau kereta kuda (dipengaruhi oleh penjajah Eropa), dan masih banyak lagi. Namun, untuk motif tradisional tetap dipertahankan karena masih digunakan dalam upacara adat. Pelestarian motif tersebut tetap dilakukan karena setiap motif dan warna mempunyai makna tersendiri.

Berikut berbagai macam motif batik di Indonesia:


Motif Batik Cuwiri


Motif Batik Kraton


Motif Batik Sekar Jagad


Motif Batik Pringgondani


Motif Batik Kawung


Motif Batik Sida Luhur


Motif Batik Sido Asih


Motif Batik Semen Rama


Motif Batik Sido Mukti


Motif Batik Tambal


Motif Batik Petani


Motif Batik Saudagaran


Motif Batik Truntum


Motif Batik Ciptoning


Motif Batik Sido Mulyo


Motif Batik Sido Mulyo Semen


Motif Batik Wahyu Temurun


Motif Batik Udan Liris


Motif Batik Nitik


Motif Batik Parang


Motif Batik Gringsing


Motif Batik Grompol


Motif Batik Abimanyu

Karena batik merupakan warisan luhur budaya bangsa Indonesia maka batik pun diperingati oleh bangsa Indonesia yaitu sebagai Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober. Ketetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden No. 33/2009. Keputusan ini diambil setelah batik Indonesia secara resmi diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Selain itu, keputusan tersebut sebagai bentuk usaha pemerintah untuk meningkatkan citra positif dan martabat bangsa Indonesia di forum internasional.

Sebelum diputuskannya batik sebagai warisan budaya murni Indonesia, sempat terjadi kericuhan antara Indonesia-Malaysia atas pengakuan tersebut. Karena Malaysia pun mengakui bahwa batik adalah warisan budayanya sehingga mereka ingin mematenkan bahwa batik asli dari Malaysia bukanlah Indonesia. Namun, setelah melalui proses yang panjang, bersyukurlah bangsa Indonesia karena UNESCO akhirnya menetapkan bahwa Batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan Untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Oleh karena itulah, hari batik nasional jatuh setiap 2 Oktober. Dan di tahun 2013 inilah merupakan peringatan hari batik nasional yang ke-4. Diharapkan dengan adanya hari batik nasional yang telah ditetapkan pemerintah ini dapat mendorong perkembangan batik nasional dan menumbuhkan rasa cinta dan bangga bangsa Indonesia terhadap kebudayaan bangsanya sendiri. Dengan adanya batik yang mendapat pengakuan dari UNESCO berarti Indonesia mempunyai tiga warisan budaya yang telah diakui di mata dunia internasional yaitu batik, keris, dan wayang.

Oleh : Wahyu Inayah
Referensi:
http://www.kabar10.com/mengenal-berbagai-macam-jenis-batik.html/ http://id.wikipedia.org/wiki/Batik

MASJID ISTIQLAL, KEBANGGAAN BANGSA INDONESIA



Sebagai rakyat Indonesia kita merasa bangga atas keberadaan Masjid Istiqlal. Alasannya, masjid ini tercatat sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid Istiqlal dibangun di atas lahan seluas 9,5 hektar. Di sana juga terdapat halaman parkir, taman yang luas, kolam air mancur, dan sungai yang mengelilinginya.

Coba bayangkan, pembangunan Masjid Istiqlal menghabiskan dana sebesar 7 miliar rupiah dan US$12 juta. Ditambah dengan sumbangan dari rakyat Indonesia berupa semen, kayu, maupun batu bata. Pembangunan ini pun dilakukan pada tahun 1960-an. Wow, menakjubkan! Tahun 1960 untuk mendapatkan uang sebanyak itu sangatlah tidak mungkin jika dipikir dengan logika kita. Karena pada zaman tersebut kondisi perekonomian Indonesia belumlah stabil.

Pembangunan Masjid Istiqlal sendiri memerlukan waktu selama 17 tahun. Dibangun mulai tahun 1961 di era Presiden Soekarno dan diresmikan pada 22 Februari 1978 oleh Presiden Soeharto.

Sebenarnya, lokasi Masjid Istiqlal dahulu merupakan Benteng Belanda. Pada saat itu, Presiden Republik Indonesia ke-1 yaitu Ir. Soekarno menyetujui untuk menghancurkan benteng tersebut dan membangun Masjid Istiqlal. Menurut Presiden Soekarno, penghancuran Benteng Belanda itu sebagai simbol perpindahan zaman yaitu zaman penjajahan menuju kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, Masjid Istiqlal sebagai simbol kemerdekaan Bangsa Indonesia. Pembangunan masjid ini sebagai wujud rasa syukur Bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaannya. Nama Istiqlal itu sendiri berasal dari Bahasa Arab yang berarti kemerdekaan.

Perlu diketahui bahwa apabila dilihat dari jumlah jemaahnya, Masjid Istiqlal merupakan masjid terpadat ketiga di dunia setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Kapasitas masjid ini mampu menampung 200.000 orang. Hal ini akan terlihat semakin padat pada saat Idul Fitri maupun Idul Adha hingga para jemaah menempati jalan raya. Untuk shalat jumat saja, jumlah jemaah mencapai 30 hingga 50 ribu orang.

Di Masjid Istiqlal ini tidak hanya untuk dikunjungi oleh orang-orang muslim saja tetapi non muslim pun dapat berkunjung ke masjid ini. Karena di tempat ini juga diadakan acara dialog agama. Masjid Istiqlal buka mulai pukul empat pagi hingga pukul sepuluh malam. Hanya di bulan Ramadhan saja masjid buka 24 jam.

Masjid Istiqlal memiliki empat bagian gedung, diantaranya: pertama, Gedung Induk merupakan tempat shalat utama berkapasitas 16 ribu orang dan memiliki 12 pilar. 12 pilar ini melambangkan tanggal kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Pada bagian gedung induk terdiri atas lima lantai yang merupakan lambang Rukun Islam dan Pancasila.

Kedua, Gedung Penghubung. Letaknya di lantai atas.dapat menampung 8 ribu orang. Di atasnya terdapat sebuah kubah berdiameter 8 meter. Hal ini melambangkan bulan kemerdekaan Indonesia yaitu Agustus.

Ketiga, teras raksasa berukuran 19.800 meter persegi dan dapat menampung 50 ribu jemaah. Biasanya di tempat ini digunakan berbagai kegiatan seperti manasik haji, kegiatan keagamaan hingga syuting film.

Keempat, menara dan beduk. Menara Istiqlal mencapai 66,66 meter. Hal ini melambangkan jumlah ayat Al-qur’an 6.666 ayat. Puncak menara terbuat dari baja tahan karat seberat 28 ton dan tinggi 30 meter. Diameter beduknya mencapai 1,7 meter.

Oleh: Wahyu Inayah

Pulau Komodo: Pulau Keajaiban Dunia Milik Indonesia

Untuk saat ini, tak ada seorang pun yang tak pernah mendengar nama Pulau Komodo. Pulau ini pada tahun 2011 yang lalu ditetapkan sebagai salah keajaiban Alam Dunia. Tak tanggung-tanggung, Yusuf Kalla mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga dan memelihara Pulau Komodo yang telah mengharumkan nama Indonesia.

Kini, Pulau Komodo menjadi tempat kunjungan wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Nah, Ingin tahukah Anda sejarah awal Pulau Komodo dan bagaimana cara untuk bisa sampai ke Pulau Komodo dengan biaya murah dan wajar. Bacalah artikel ini hingga tuntas.

Profil Singkat Pulau Komodo

Secara geografis, Pulau Komodo terdapat di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun sejatinya, Pulau Komodo berada di perbatasan langsung dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Yang paling populer, Pulau Komodo terdapat di Pulau Flores.

Secara administratif tercatat bahwa luas wilayah permukaan Pulau Komodo adalah 390 Km². Jumlah penduduknya saat ini lebih dari 2000 jiwa. Pulau Komodo pada dasarnya bukanlah tempat wisata. Awalnya, ia dijadikan lokasi pengasingan para narapidana. Sehingga, tak mengherankan bila penduduk asli Pulau Komodo adalah campuran antara suku bugis dengan narapidana yang diasingkan tersebut. Agama mayoritas yang dianut masyarakat Pulau Komodo adalah Islam. Sedangkan agama lain yang terdapat di pulau tersebut adalah Kristen dan Hindu.

Pada tahun 1980 barulah didirikan di Pulau Komodo ini Taman Nasional Komodo. Ide pendiriannya adalah untuk menjaga dan melindungi komodo-komodo yang ada beserta habitatnya. Memang, di Pulau Komodo inilah aslinya habitat Komodo di Indonesia. Bahkan tercatat ada 277 spesies komodo yang terdapat di Taman Nasional tersebut. Komodo-komodo tersebut adalah percampuran antara komodo Asia dengan komodo Australia.

Penting jadi pengetahuan, bahwa di dalam Taman Nasional Komodo tidak hanya dipenuhi oleh spesies komodo saja. Ada sekitar 25 hewan lainnya terdapat di dalam Taman Nasional tersebut, baik hewan darat maupun jenis-jenis unggas. Semuanya dimasukkan di dalam Taman Nasional lantaran populasi hewan-hewan selain komodo tersebut selalu terancam dengan perburuan secara liar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Ketika Terpilih Sebagai Keajaiban Alam Dunia

Bernard Weber, Pendiri New 7 Wonders Foundation saat melakukan pemilihan 7 keajaiban dunia menggunakan sistem global dengan mengikutsertakan masyarakat sebagai pemilih. Proses pengikutsertaan masyarakat tampak jelas dari adanya kampanye, lalu dilakukanlah sistem penyaringan ketat. Dari penyaringan tersebut terdapat 440 lokasi dari 220 negara yang diikutsertakan sebagai 7 keajaiban dunia.

Setelah itu, dilakukanlah penjaringan dan kemudian terpilih 77 lokasi yang memenuhi kriteria. Lalu dilakukan kembali penjaringan, hingga akhirnya terpilihlah 28 finalis keajaiban dunia. Salah satunya adalah Pulau Komodo. Di sinilah baru masyarakat dilibatkan untuk ikut serta memilih 7 keajaiban dunia yang memang benar-benar memiliki keistimewaan.

Setelah dilakukan poling dari hasil pilihan masyarakat, maka terpilihlah 7 keajaiban dunia.Yaitu, pulau komodo yang ada di Indonesia, Halon Bay yang terdapat di Vietnam, Amazon yang terdapat di Amerika Latin, Pulau Jeju yang terdapat di Korea Selatan, Air Terjun Iguazu yang terdapat di Amerika Latin dan Puerto Princiea Underground River yang terdapat di Filipina.

Tiga Cara ke Pulau Komodo

Nah, jika Anda ingin berkunjung ke Pulau Komodo dengan murah, maka lakukanlah hal ini.

  1. Ikut Kuis Wisata Ke Pulau Komodo
    Biasanya, menjelang liburan atau akhir tahun, selalu ada event lomba atau kuis yang hadiahnya wisata. Salah satunya adalah wisata ke pulau komodo. Untuk mencari event seperti ini, Anda bisa mencarinya melalui internet atau media massa. Memang, tidak ada jaminan bahwa setiap akhir tahun atau menjelang liburan ada. Namun, tak ada salahnya mencari tahu melalui internet, barangkali ada kuis wisata ke Pulau Komodo.
  2. Melalui Travel Wisata
    Bagi Anda yang memang menginginkan wisata ke Pulau Komodo, maka bisa memanfaatkan jasa travel wisata. Cukup banyak travel yang menawarkan perjalanan ke Pulau Komodo. Anda bisa mensearchingnya di Google. Anda tinggal memilih paket-paket yang ditawarkan.
  3. Tiket Promo Penerbangan Ada juga maskapai penerbangan yang memberikan tiket promo untuk wisata ke Pulau Komodo. Biasanya tiket ini adanya di saat liburan atau akhir tahun. Namun pemesanan tiket tidak bisa dilakukan saat Anda ingin liburan. Biasanya, pemesanan tiket murah alias promo tersebut dilakukan minimal 4 atau 3 bulan sebelum keberangkatan.

Yang paling penting, Anda mencatat tangggal keberangkatan yang sudah ditetapkan oleh maskapai penerbangan. Pasalnya, Anda tidak dapat membatalkan tiketnya atau menunda keberangkatannya. Karena itu, catat tanggal keberangkatannya.

Inilah artikel singkat tentang Pulau Komodo sebagai pulau keajaiban dunia milik Indonesia. Semoga bermanfaat.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution

Ragam Pariwisata Ragam Budaya Indonesia

Menilai kehidupan tak ubahnya seperti menilai buah-buahan yang berjejer di kios buah. Beberapa di antaranya menimbulkan hasrat jijik jika dilihat dari luar, namun setelah dicoba menimbulkan keinginan untuk terus mencoba lagi dan lagi. Lihat saja buah durian dan buah kiwi yang kulitnya tak enak untuk dilihat. Durian yang kulitnya memiliki duri-duri yang tajam rupanya memiliki daging yang begitu enak. Kiwi yang kulitnya bersisik rupanya setelah dicoba memiliki rasa yang manis. Sama halnya saat seseorang menilai kehidupan orang lain. Saat ia hanya melihat sisi luar orang tersebut tanpa masuk ke dalamnya, ia akan menilai seseorang tersebut dengan hal-hal yang negatif yang sebenarnya tak ada dalam diri orang tersebut.

Sebutlah Indonesia. Negeri yang indah, kaya akan keindahan alam, kaya akan budaya dan keragaman yang begitu membanggakan. Selama ini Indonesia hanya dikenal sebagai negara yang isinya hanyalah orang-orang miskin, orang-orang tak berpengetahuan, orang-orang yang tak peduli dengan alam dan sekitar, dan orang-orang yang kerjanya hanya mengambil hak orang lain, kriminal, korupsi, dan lain sebagainya. Mereka yang menilai Indonesia seperti ini adalah mereka yang tak pernah berusaha untuk masuk bahkan mengenal Indonesia secara dalam. Rasanya miris sekali saat mendengar ada begitu banyak hardikan dan caci maki yang ditujukan kepada negeri ini. Terkadang kita yang mendengar mungkin bisa sedikit memakluminya jika yang mencaci maki adalah mereka yang tidak berasal dari Indonesia, dalam artian mereka benar-benar tidak mengenal Indonesia. Tapi alangkah mirisnya jika mendengar cacian itu berasal dari mulut orang-orang Indonesia asli. Bagaimana mungkin umpatan dan caci maki itu ditujukan kepada tanah air yang melahirkannya. Memang selama ini Indonesia dikenal dengan nilai yang buruk, tapi apa salahnya mencoba untuk menyelami Indonesia. Mencari nilai-nilai positif dan berusaha untuk bersyukur dengan apa adanya Indonesia.

Coba lihat pariwisata dan kebudayaan yang terbentang dari kota Sabang hingga Merauke. Di tahun 2009 yang lalu pariwisata menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah komoditi minyak dan gas bumi serta minyak kelapa sawit. Ada begitu banyak wisatawan mancanegera yang datang berkunjung untuk menikmati pariwisata dan kebudayaan negeri ini. Di sisi lain, kedatangan para wisatawan mendatangkan keuntungan bagi Indonesia karena dapat meningkatkan devisa. Memang kepercayaan dunia internasional terhadap pariwisata Indonesia sempat menurun akibat berbagai insiden pengeboman yang terjadi di Bali pada tahun 2002, bom JW Marriott pada tahun 2003, bom Kedutaan Besar Australia pada tahun 2005, dan Bom Jakarta pada tahun 2009. Untuk itu, sebagai upaya dalam mengembalikan kepercayaan dan meningkatkan jumlah wisatawan ke Indonesia, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia melanjutkan program “Tahun Kunjungan Indonesia” pada tahun 2009 dengan target 6,4 juta wisatawan dan perolehan devisa sebesar 6,4 miliar dolar AS. Program ini difokuskan pada pertemuan, insentif, konvensi, serta pertunjukan wisata laut dan terus dijalankan hingga tahun 2011 pemerintah Indonesia menetapkan Wonderful Indonesia sebagai manajemen merek baru pariwisata Indonesia.

Indonesia sendiri memiliki kawasan terumbu karang terkaya di dunia dengan lebih dari 18% terumbu karang dunia, serta lebih dari 3000 spesies ikan, 590 jenis karang batu, 2500 jenis moluska dan 1500 jenis udang-udangan. Raja Ampat di Provinsi Papua Barat adalah taman laut terbesar di Indonesia yang memiliki beraneka ragam biota laut. Taman laut Bunaken yang terletak di Sulawesi Utara memiliki hampir 70% spesies ikan di Pasifik Barat. Terumbu karang yang tersebar di taman nasional ini disebut tujuh kali lebih bervariasi dibandingkan dengan Hawaii. Enam di antara lima puluh taman nasional di Indonesia termasuk dalam Situs Warisan Dunia. Taman Nasional Lorentz Papua yang memiliki sekitar 42 spesies mamalia yang sebagian besarnya adalah hewan langka, memiliki lebih dari 1000 spesies ikan, diantaranya adalah ikan koloso. Taman Nasional Ujung Kulon yang dikenal karena hewan Badak Jawa Bercula Satu. Taman Nasional Komodo yang dikenal dengan satwa endemiknya, komodo, rusa, babi, dan burung serta Taman Nasional Kelimutu yang berada di Flores yang memiliki danau kawah dengan tiga warna yang berbeda.

Tidak hanya itu. Indonesia juga memiliki lebih dari 400 gunung berapi dan 130 di antaranya termasuk gunung berapi aktif. Gunung Bromo di Provinsi Jawa Timur yang dikenal sebagai lokasi wisata pegunungan untuk melihat matahari terbit maupun penunggangan kuda. Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di Subang yang dapat menghasilkan mata air panas, yang mana sering dimanfaatkan untuk spa serta terapi pengobatan.

Bagaimana menurut sahabat? Indonesia begitu membanggakan bukan? Terlepas dari setiap sisi negatifnya, Indonesia terlihat begitu indah dengan pariwisatanya. Tidak hanya pariwisata. Kebudayaan Indonesia yang beragam juga menjadi salah satu nilai positif yang dapat diacungkan jempol. Berdasarkan data sensus 2010, Indonesia terdiri dari 1128 suku bangsa. Keberagaman suku bangsa tersebut mengakibatkan keberagaman hasil budaya seperti jenis tarian, alat musik, dan adat-istiadat di Indonesia. Beberapa pagelaran tari yang terkenal di dunia Internasional misalnya Sendratari Ramayana yang dipentaskan di kompleks Candi Prambanan, Tari Barongan, Tari Kecak, dan Tari Legong yang dipentaskan di Desa Wisata Batubulan Sukawati, Gianyar.

Beberapa tahun belakangan ini juga beberapa kota di Pulau Jawa mulai mengembangkan konsep Karnaval Fashion. Jember Fashion Carnaval di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jogja Java Carnaval di kota Yogyakarta dan Jak Karnaval di Kota Jakarta.

Bagaimana sahabat? Terbukti bukan, Indonesia adalah negeri yang indah? Jadi, kenapa harus malu dengan negeri sendiri? Beragam pariwisata dan budaya yang tersebar mulai dari Sabang hingga Merauke adalah bukti nyata keindahan Indonesia. Mari kita coba untuk mencintai Indonesia. Lihat apa yang ada di dalamnya, bukan apa yang ada di luarnya. Syukurilah apa yang ada di dalamnya. Karena dengan cara ini, niscaya Indonesia akan semakin diperlengkapi dengan keindahan yang lebih menakjubkan.

Oleh : Rahel Simbolon
Referensi : Pariwisata di Indonesia.Wikipedia Indonesia. Diakses pada 2 Juli 2012.

Jumat, 11 Oktober 2013

Kebudayaan Indonesia yang Mendunia

Artikel menarik tentang kebudayaan Indonesia
Zamrud Khatulistiwa, itulah julukan untuk sebuah negeri bernama Indonesia. Ya, sebuah wilayah di Asia Tenggara tempat membentang hamparan alam yang luas, hijau nan permai dengan keanekaragaman hayati yang pasti akan membuat siapa saja takjub. Tanah yang subur dengan berbagai sumber daya alam utama yang dari manfaatnya hampir semua bangsa di dunia ini membutuhkan. Hal itu pula yang mengilhami beberapa negara ingin menguasainya dengan cara menjajah. Portugis, Belanda serta Jepang adalah sederet nama yang sempat mencicipi lezatnya rempah-rempah dari negeri kepulauan ini, meski masing-masing akhirnya gagal dan tumbang di tengah jalan. Semua itu tidak lepas dari kegigihan rakyat pribumi yang dengan semangat kebersamaan kala itu berjuang tanpa mengenal lelah.

Kamis, 10 Oktober 2013

Kekayaan Alam Wisata Indonesia yang Fantastik

1. Gunung Rinjani, NTB

Gunung Rinjani - NTB
Gunung Rinjani - NTB


Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.

Indonesia Negeri Terkaya


Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di Timur Tengah.

Tidak salah sebenarnya, contohnya Amerika, negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di Timur Tengah. Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah.