Tampilkan postingan dengan label ardan esand. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ardan esand. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Agustus 2014

WISATA ISLAM DI MASJID SERIBU PINTU, TANGERANG


1. Masjid Pintu Seribu

Jika di Semarang ada Lawang Sewu sebagai wisata horornya, di Tangerang pun ada wisata religinya yakni di Masjid Pintu Seribu yang terkesan unik bagi siapapun saat berkunjung ke sana. Tentu saja tempat wisata ini dapat dikunjungi oleh berbagai kalangan usia. Masjid Seribu Pintu yang penuh dengan kenangan sejarah, jejak islam, serta menambah wawasan ini, dibangun di tanah seluas 1 hektar pada tahun 1978. Uniknya sebelum masjid ini dibangun, masjid ini tidak memakai rancangan gambar yang biasa dilakukan sebelum membangunnya. Sehingga masjid ini memiliki perpaduan arsitek yang bercampur-campur, yang dapat membuat pengunjung tertegun akannya.

Pendiri Masjid ini adalah warga keturunan Arab, di mana warga sekitar memanggilnya dengan sebutan Al-Faqir. Beliau merupakan santri dari Syekh Hami Abas Rawa Bokor, Ia juga membangun Masjid tersebut dengan biayanya sendiri. Masjid yang katanya memiliki seribu pintu ini, terletak di RT 01 RW 03, Kampung Bayur, Priuk Jaya, Jatiuwung, Kabupaten Tangerang, Banten. Untuk mencapai lokasi tak perlu sulit atau kerepotan, hanya dibutuhkan waktu yang tak lama dari pusat kota Tangerang. Ruangan dalam masjid ini nampak layaknya mushola dikarenakan ruangannya memiliki sekat-sekat. Adapun nama dari setiap mushola diantaranya mushola Fathulqorib, Tanbihul-Alqofilin, Durojatun Annasikin, Safinatu-Jannah, Fatimah hingga mushola Ratu Ayu, dengan masing-masing mushola memiliki luas area sekitar 4 meter.

Ada sebuah ruangan khusus yang digunakan untuk yang ingin beristiqomah sepanjang malam, yaitu ruang tasbih. Untuk menuju lorong tasbih sangat gelap juga lembab dan memiliki banyak sekali pintu yang berkelok-kelok. Namun, tak perlu khawatir, karena setiap ruangan ada penunjuk jalannya. Di dalam ruang tasbih terdapat tasbih berukuran besar yang terbuat dari kayu dan terpajang di salah satu sudut ruang berteralis besi, memiliki 99 butir, berdiameter 10 cm dan tertulis Asma’ul Husna. Konon, tasbih tersebut merupakan tasbih terbesar di Indonesia.


2. Ruang Tasbih

Terdapat ornamen angka 999 yang menghiasi beberapa pintu di masjid ini. Di mana, angka 999 tersebut merupakan penggabungan antara 99 Asma’ul Husna dan 9 Wali Songo. Di antara pintu-pintu masjid dapat kita temui banyak lorong yang sempit dan gelap layaknya labirin.


3. Ornamen 999


4. Lorong Masjid Pintu Seribu

Masjid Seribu Pintu merupakan salah satu aset berharga bagi warga Tangerang yang pantas menjadi tempat wisata yang layak dan berbobot. Namun karena ruang lahan di kota Tangerang yang tak begitu luas, membuat pemerintah kota mencoba untuk memfokuskan fasilitas-fasilitas yang hendak diusung serta diresmikan secepatnya. Bahkan ada usulan jika setiap hari sabtu dan minggu diadakan wisata rohani ke Masjid Al-Adzom juga Masjid Seribu Pintu. Hal ini ditujukan agar Kota Tangerang tiap minggunya dipadati oleh pengunjung. Serta mengenal tempat wisata lainnya di kota Tangerang. Dan semoga artikel ini, dapat menjadikan Masjid Seribu Pintu dikenal oleh masyarakat luas.

Oleh : Ardan Esand
Gambar:
1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgR1TRRYkr-AC1TOwQVBI47BZ918449S9n3xKEqUhlqX8OPuQUqbg-tXIv0k1tTLZMS1G6oP2GkYShZvBErarLvxzUF88pKjppGmwFNRQyPkAkZMKQg69Z8sHK4tNYXab4Uxj6psFWeeTI/s1600/Masjid+Pintu+Seribu.jpg
2. http://store.tempo.co/cover/medium/foto/2012/03/16/s_11C29807.jpg
3. http://bantenculturetourism.com/wp-content/uploads/2011/05/12_1.jpg
4. http://neomisteri.com/wp-content/uploads/2012/10/Masjid-Pintu-Seribu-2.jpg

Jumat, 18 Juli 2014

MENIKMATI PESONA ALAM CURUG 7 BIDADARI SEMARANG – JAWA TENGAH

Indonesia merupakan negara yang luas yaitu  -+ 5.180.053 km2. Menakjubkan bukan? Berdasarkan pernyataan tersebut, banyak hal menarik yang dapat ditemui di Indonesia yang tersebar di berbagai belahan nusantara. Ragam pesona yang disuguhkan oleh alam Indonesia, memang tak ada habis-habisnya hingga membuat kita makin tertegun akan keelokannya. Namun, masih ada segelintir orang yang enggan untuk menikmati keindahan alam Indonesia dan lebih memilih untuk menikmati suasana alam luar Indonesia. Padahal, pesona alam negeri kita tak kalah juga dengan negara-negara lainnya. Berikut salah satu keindahan alam Indonesia yang patut untuk dikunjungi seperti “Air Terjun 7 Bidadari”.


1. Curug 7 Bidadari

Tempat wisata yang berlokasi di desa Keseneng, Sumowono-Kabupaten Semarang ini, sering disebut Curug 7 Bidadari oleh warga setempat. Curug berarti gerojogan banyu atau dalam istilah Indonesianya air terjun. Wisata lokal yang tak asing lagi bagi warga semarang ini, memiliki kisah yang unik hingga tempat ini di beri nama Curug 7 Bidadari. Konon, ada 7 bidadari yang turun dari kayangan untuk berendam di tempat ini supaya kutukan mereka lenyap. Alhasil dari cerita tersebutlah nama curug 7 bidadari didapat. Lokasi yang berjarak 9 km dari Bandungan dan 7 km dari Gedong Songo, memiliki pemandangan yang menakjubkan di sekitarnya seperti pepohonan hijau nan rimbun dan pemandangan asri lainnya. Sawah pun juga tak luput dari tempat ini sehingga banyak warga setempat yang lalu lalang guna mencari nafkah. Berkunjung ke tempat wisata ini tak perlu merogoh biaya terlalu dalam, kita dapat menikmati keindahan curug yang ketinggiannya kurang lebih 20 meter dengan 3 tingkatan air terjun di mana tingkatan pertama memiliki 1 air terjun, tingkatan selanjutnya terdiri dari 2 air terjun, dan tingkatan terakhir terdapat 4 air terjun yang bersebelahan. Banyak kepercayaan mengenai tempat ini, ada yang mengatakan jika sepasang muda mudi yang berkunjung ke sini akan menjadi sepasang kekasih yang langgeng. Selain itu, terdapat Kedung Wali mirip sebuah sumur yang berdiameter kurang lebih 70cm dengan sumber mata air yang tak ada habis-habisnya. Diyakini Kedung Wali ini memiliki berbagai khasiat seperti awet muda, mempercepat jodoh maupun rezeki, dll.


2. Kedung Wali

Terlepas dari benar atau tidak kepercayaan tersebut, tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi. Tak jauh dari lokasi juga, terdapat makam sesepuh desa Keseneng yakni Kyai Mandung dengan luas area makam 150 meter persegi. Yang hingga sekarang makamnya dikeramatkan


3. Makam Kyai Mandung

Curug 7 Bidadari ini dialiri langsung oleh sungai dari Gunung Ungaran sebab lokasi wisata ini tak jauh dari Gunung Ungaran. Berbagai fasilitas disediakan di Curug 7 Bidadari seperti tempat berkemah (camping ground), permainan outbound, gazebo sebagai tempat pertemuan atau kumpul-kumpul, tempat ziarah, mushola, toilet, area parkir, dll. Bagi anda pecinta alam atau ingin melepas penat dari hiruk pikuk dan panasnya kota, tak ada salahnya untuk mengunjungi curug 7 bidadari untuk merefreshingkan jiwa maupun pikiran.

Oleh : Ardan Esand
Gambar:
1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqMAe7z2QWPL-qJMNbqVMSORkeuuPZt-VebRHBQHnQFYxE5klK5LST56JQvLOpks6y7HKCZYOrVpqXFXdCjp_weDyqBn0v8K5fyiVGhfZqTT8izebU8dSe_tPHFaolFNL3H7_EyNV-b94/s800/curug%2525207%252520bidadari.jpg
2. http://teamtouring.net/wp-content/uploads/2010/08/Kedung-Wali.jpg
3. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZuaepAX3GGfI9V6vAEz2YsWGZXml5ai0ukRVy1aJxxY4oJP55FDLwK080oONTFYpeH9a4QDFgD9C6rcygOF2InGeFFC74egUWBILZ-KQeW1i5uvjGgKqPufSNKIdTgKyZVBevEaF_dzfx/s1600/Foto-0008t.jpg