Tampilkan postingan dengan label pulau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulau. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Oktober 2014

Merasakan Suasana Kelam di Pulau-pulau Kepulauan Seribu

Tempat wisata yang seram hampir selalu menarik minat mereka yang punya jiwa pemberani dan selalu tertantang, tanpa terkecuali orang-orang Indonesia. Di Indonesia sendiri, ada banyak tempat yang dianggap angker dan selalu dijadikan tempat uji nyali. Jika selama ini, kita hanya mengenal keangkeran pada rumah dan kuburan, cobalah untuk merasakan keangkeran sebuah pulau. Rasakanlah bagaimana atmosfer sebuah pulau yang tak berpenghuni. Jangan kira pulau-pulau seperti itu hanya ada di luar negeri saja. Tidak! Indonesia juga memiliki pulau-pulau tak berpenghuni dan dianggap angker. Di manakah itu? Cobalah langkahkan kaki anda menuju satu kepulauan di sekitar Jakarta, yakni Kepulauan Seribu. Selama ini Kepulauan Seribu dikenal sebagai kepulauan yang dihuni oleh pulau-pulau cantik seperti Pulau Pramuka, Pulau Tidung, dan Pulau Pari. Namun siapa sangka, beberapa pulau di kepulauan tersebut sangat sunyi dan diisi dengan bangunan-bangunan kuno bekas zaman kolonial. Di satu sisi, pulau-pulau ini memang bisa dijadikan sebagai tujuan wisata sejarah. Namun bila malam tiba, pulau-pulau ini menjadi seram. Banyak juga pengunjung yang merasa takut dengan kesunyian pulau-pulau tersebut. Jika anda merasa tertantang, cobalah untuk datang ke pulau ini :

  • Pulau Onrust

    Pulau ini merupakan salah satu yang terdekat dari Pelabuhan Muara Angke. Di sini terdapat pusat Taman Arkeologi Onrust, reruntuhan bangunan Belanda, makam Kartosoewirjo (tokoh DI/TII pada masa pemerintahan Soekarno), kuburan Belanda, museum, sumur, penjara, dan benteng. Salah satu pengunjung yang pernah bermalam di Pulau Onrust berujar bahwa di Onrust tidak ada listrik bila malam tiba. Dan yang lebih seramnya lagi, beberapa pengunjung pernah mengaku melihat penampakan seorang noni Belanda yang membawa lentera putih. Memang Onrust memiliki panorama sunset yang begitu menawan, namun ketika hari semakin gelap, bangunan-bangunan tua Onrust terlihat seram, suasana pun menjadi semakin horor. Meskipun begitu Pulau Onrust cukup sering didatangi oleh pengunjung yang ingin berkemah. Di sana juga terdapat penjaga yang menjual makanan dan minuman.


    1. Makam Keramat

  • Pulau Karya

    Pulau ini berada di tengah di antara pulau-pulau lainnya di Kepulauan Seribu dan bertetangga dengan Pulau Panggang. Saat ini Pulau Karya dijadikan sebagai kantor pemerintahan Kepulauan Seribu dan Tempat Pemakaman Umum. Meskipun begitu Pulau Karya memiliki sejarah kelam. Sebelumnya pulau ini diberi nama Pulau Kuburan Cina. Fakta sejarah menyebutkan bahwa dulunya Pulau Karya dijadikan sebagai tempat pelarian etnis Tionghoa dari kerja paksa Ratu Elizabeth. Oleh karena tidak memiliki obat, mereka pun meninggal satu per satu dan dikuburkan di Pulau Karya.

  • Pulau Kelor

    Pulau ini berukuran lebih kecil dan berhadapan dengan Pulau Onrust. Saking kecilnya, pengunjung bisa mengelilinginya hanya dengan berjalan kaki dengan waktu 10 menit. Tidak ada satu pun bangunan rumah, warung, apalagi penginapan di pulau ini. Hanya ada sebuah benteng berwarna merah bata bernama Benteng Martello. Benteng ini dibangun pada abad ke-17 oleh Belanda untuk dijadikan sebagai menara pengawas dan pertahanan dari Inggris. Suasana malam pulau ini sangatlah gelap, tanpa cahaya sedikit pun. Angin yang berembus pun kencang sekali. Pengunjung yang tengah kemping dan merasa kedinginan bisa berlindung di Benteng Martello.


    2. Benteng Martello

  • Pulau Cipir

    Pulau satu ini bertetangga dengan Pulau Onrust dan Pulau Kelor. Sama seperti Pulau Onrust, Pulau Cipir juga memiliki reruntuhan bangunan Belanda yakni reruntuhan rumah sakit yang langsung menghadap ke laut. Menurut sejarah, pada masa penjajahan Belanda dahulu, rumah sakit ini pernah menjadi rumah sakit karantina bagi mereka yang memiliki penyakit menular dan juga sebagai tempat karantina para jamaah haji. Pulau ini terlihat semakin angker manakala melihat tembok-tembok bangunan berwarna gelap itu. Ditambah lagi tanaman-tanaman liar yang tumbuh di beberapa sudut. Ada satu lagi rumah singgah di zaman Belanda yang masih berdiri kokoh hingga sekarang. Jika merasa punya nyali yang kuat, silakan masuk dan rasakan atmosfer di dalamnya.


    3. Reruntuhan Rumah Sakit

Bagaimana? Keempat pulau ini memiliki kisah kelam masing-masing dan yang pasti bisa menjadi tujuan wisata yang seru. Meskipun terkesan seram, bangunan-bangunan sejarah ini sudah menjadi cagar budaya dan sudah seharusnya kita sebagai warga yang baik harus melestarikan pulau-pulau ini dengan tidak mengotorinya. Ayo segera langkahkan kakimu menuju Kepulauan Seribu!

Oleh : Rahel Simbolon
Gambar:
1. http://winnyradc.wordpress.com/2013/09/16/mengenal-wisata-jakarta-pulau-onrust-cipir-dan-kelor/
2. http://travel.detik.com/read/2013/05/16/192126/2248206/1383/onrust--3-pulau-horor-lain-di-kepulauan-seribu
3. http://mylittlejourney85.files.wordpress.com/2012/11/pulau-cipir.jpg

Selasa, 30 September 2014

Menyaksikan Pesona Keindahan Air Terjun Mursala di Pesisir Sibolga, Sumatera Utara


1. Film Mursala

Masih ingat Film Mursala? Film Indonesia produksi tahun 2013 yang mengangkat kearifan budaya Batak dan dibintangi oleh Rio Dewanto. Film Mursala ini mengangkat keindahan Pulau Mursala di Tapanuli Tengah. Pulau Mursala atau biasa juga disebut Mansalaar Island merupakan pulau berluaskan 8000 ha yang dihuni oleh berpuluh-puluh kepala keluarga. Di pulau ini kita bisa melihat keindahan air terjun ketinggian 35 m yang langsung jatuh ke permukaan laut. Mula-mula, air ini mengalir dari sebuah sungai pendek dengan panjang 700 m, kemudian sesampainya di tebing pulau, air ini mengalir di antara bebatuan granit berwarna merah. Setelah itu, air pun jatuh dari tebing pulau mengalir ke permukaan laut dengan jumlahnya yang banyak dan bunyi yang keras, terutama pada saat musim hujan. Jika keberadaannya ditelaah pada peta, pulau ini berada di antara Sibolga dan Nias.

Konon katanya, penamaan pulau ini dilakukan oleh nelayan setempat. Dahulu sekitar abad ke-7, bangsa Arab datang berbondong-bondong singgah ke Pantai Barus guna saling menukar komoditi. Sebelum sampai ke Barus, para pedagang Arab ini kerap beribadah di pulau besar. Hal ini pun berlangsung dalam waktu yang lama sehingga para nelayan pun menamakan pulau tersebut berdasarkan kebiasaan beribadah tersebut, yakni Mursala yang berasal dari kata “Mur” untuk sebutan Orang Arab dan Shalat.

Pulau Mursala dikelilingi oleh banyak pulau kecil yang umumnya tidak berpenduduk, seperti Pulau Silabu Na Godang, Pulau Silabu Na Menek, Pulau Puti, Pulau Kalimantung, dan Pulau Jambe. Kehadiran pulau-pulau kecil ini sangat mendukung keapikan Pulau Mursala sehingga sangat cocok dijadikan destinasi wisata. Selain itu, Pulau Mursala juga memiliki aneka ikan hias dan kekayaan bawah laut seperti terumbu karang. Oh ya, salah satu pulau kecil yang mengelilingi Pulau Mursala yakni Pulau Silabu Na Menek bisa menyita perhatian anda lewat keunikan tanaman bonsainya yang tumbuh subur di bebatuan curam.


2. Air Terjun Mursala

Bagi anda yang tertarik dengan aktivitas menyelam, anda bisa menemukan beberapa titik untuk melakukannya seperti di Teluk Labuah Hunik. Jika anda ingin berenang dan memancing, anda bisa beralih ke Pulau Jambe dan sekitarnya. Selain perairan yang dangkal, anda juga bisa menyaksikan keindahan bawah laut dan aneka ikan yang cantik. Bagi anda yang berjiwa petualang, anda bisa berkemah di pesisir pulau dan merasakan ketenangannya saat bermalam ditemani suara ombak. Pulau Mursala memiliki aneka tempat menarik yang patut dikunjungi, seperti Bonsai Pinang Merah yang tumbuh subur di bebatuan curam, Batu Garuda berbentuk burung yang menjorok di sebuah pantai curam di Pulau Silabu Na Menek, dan hamparan pantai berpasir putih Pulau Puti.

Pulau Mursala bisa dicapai jika telah sampai di Kota Sibolga. Jarak Kota Sibolga dan pusat Kota Medan sekitar 350 km dengan waktu tempuh 8 jam. Selain dengan kendaraan pribadi, anda juga bisa menggunakan angkutan umum jurusan Medan-Sibolga. Tarif yang dikenakan yakni Rp 100.000,00. Setelah sampai di Kota Sibolga, anda harus menyewa kapal cepat yang bisa ditemui di Pantai Bosur dan Pantai Pandan dengan waktu tempuh 2 jam. Tarif yang dikenakan sekitar 2 juta rupiah untuk perjalanan pulang pergi. Kapal cepat ini bisa mengangkut penumpang maksimal 20 orang awak kapal akan menunggu anda hingga puas menjelajahi pulau. Ada banyak pesona keindahan Pulau Mursala yang patut disaksikan, namun yang paling menarik untuk dilihat secara langsung tentu pemandangan air terjunnya yang langsung jatuh ke permukaan laut.

Oleh : Rahel Sombolon
Gambar:
1. http://www.indonesianfilmcenter.com/images/gallery/galIdFC_05042013_57157.jpg
2. http://www.yukpegi.com/wp-content/uploads/2014/03/1.Pulau-Mursala-Tempat-Syuting-Film-Holywood-di-Sumatera-Utara.2.jpg

Kamis, 11 September 2014

Menikmati Pesona Indah Danau Toba dan Sekitarnya


1. Pemandangan Danau Toba

Danau Toba adalah salah satu keagungan Tuhan yang tercipta di nusantara kita. Airnya yang jernih, udara yang sejuk dan segar, dan pemandangan yang begitu mempesona dengan aneka pegunungan hijau menjadikan Danau Toba menjadi tujuan wisata yang begitu mengagumkan. Danau Toba merupakan hasil letusan gunung berapi sekitar 70 ribu tahun yang lalu. Menurut perkiraan, efek letusan tersebut, terjadi kepunahan dan kematian massal. Letusan ini sangat memengaruhi keadaan dunia karena mengakibatkan perubahan iklim. Danau Toba memiliki luas 1145 km2 sehingga lebih layak disebut lautan dibanding danau. Di kawasan Asia Tenggara, Danau Toba merupakan danau terluas.

Danau Toba juga memiliki sebuah pulau di bagian tengahnya bernama Samosir. Pulau Samosir berada pada ketinggian 1000 m dpl. Dan ternyata di dalam Danau Toba, masih ada dua danau kecil, yaitu Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni yang berada tepat di tengah Samosir. Bila kita mengarahkan pandangan ke pinggir Danau Toba, kita bisa melihat air terjun yang mempesona dan Tanjung Unta, sebuah tanjung yang hampir serupa punggung unta.

Danau Toba atau dalam bahasa Batak sering disebut Tao Toba merupakan tempat yang sangat cocok bagi siapapun yang ingin bersantai, menghilangkan penat, merasakan ketenangan, dan juga keindahan gunung yang berderet. Letak Danau Toba yang berada 900 m dpl membuat udara di sekelilingnya terasa sejuk, segar, dan jauh dari polusi. Selain menikmati kesejukan udaranya dan keindahan panoramanya, pengunjung juga bisa berperahu dan berenang untuk semakin melihat keindahan tersebut dalam jarak yang dekat.

Jika anda ingin mengenal bagaimana masyarakat Batak di sekitar Danau Toba, anda bisa tinggal di Pulau Samosir untuk beberapa lama. Di sekitar Danau Toba, ada banyak penginapan yang bisa anda tempati selama anda menjelajahi Danau Toba, Pulau Samosir, dan sekitarnya. Di Pulau Samosir, anda bisa melihat aneka kuburan batu yang masih tradisional, rumah adat Batak Toba yang disebut Rumah Bolon, Makam Raja Sidabutar yang berusia 500 tahun, dan juga Patung Sigale-Gale, sebuah patung yang bisa menari. Selain itu, anda juga bisa mengunjungi Desa Janggah, tempat penghasil ulos dan juga Rumah Pengasingan Presiden Pertama RI, Soekarno yang berada di tepi Danau Toba. Umumnya para wisatawan meramaikan Danau Toba saat sedang liburan sekolah dan saat sedang ada festival tahunan seperti Festival Danau Toba. Di saat-saat seperti itu,  pengunjung bisa melihat bagaimana cara masyarakat Batak menghormati arwah nenek moyang mereka, melihat tarian dan juga nyanyian Batak yang sangat khas dengan iringan serulingnya.


2. Patung Sigale-gale

Danau Toba terletak di Kota Parapat. Jarak antara Parapat dan Medan sekitar 176 km dan dapat ditempuh dalam waktu 6 jam dengan menggunakan bus. Tersedia rute Medan-Parapat untuk bisa sampai ke tempat ini dengan tarif Rp 40.000,00. Untuk memudahkan pencarian bus, anda disarankan untuk sampai di Medan pada pagi hari, karena biasanya bus akan membawa pengunjung langsung ke Kawasan Danau Toba. Setibanya di Parapat, anda bisa menggunakan kapal feri menuju Pulau Samosir, yang beroperasi mulai pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore dengan tarif Rp 10.000. Sembari menunggu kapal berangkat, anda bisa mengarahkan kamera anda ke berbagai objek indah di sekitar danau.

Oleh : Rahel Simbolon
Gambar:
1. http://lifeistravelling.files.wordpress.com/2012/02/toba-lake.jpg
2. http://tobalitour.com/news/4077935-si_gale_gale_puppet_pulau_samosir-829870457.jpg

Kamis, 21 Agustus 2014

Menikmati Keindahan Indonesia di Taman Nasional Ujung Kulon


1. Pulau Peucang

Indonesia memiliki banyak taman nasional untuk melindungi flora dan faunanya yang langka. Salah satu taman nasional yang populer di Indonesia adalah Taman Nasional Ujung Kulon , tempat perlindungan badak jawa dan hewan langka lainnya seperti banteng, owa jawa, luwak, anjing hutan dan burung-burung yang hampir punah. Di atas lahan 120.000 ha ini, para pengunjung TNUK bisa bertualang di alam bebas, seperti membabat hutan dan berpetualang mencari hewan-hewan yang hampir punah. Namun bagi anda yang kurang menyukai petualangan, anda bisa menikmati suasana santai di objek-objek wisata yang disediakan Taman Nasional Ujung Kulon. Ada beberapa objek wisata yang bisa anda nikmati, seperti berikut:

  1. Pulau Peucang

    Pulau ini banyak dikunjungi oleh karena keindahan kehidupan bawah lautnya dan aneka terumbu karang, sehingga sangat cocok untuk aktivitas diving dan snorkeling. Di pulau ini juga pengunjung bisa bercengkerama langsung dengan monyet ekor panjang dan rusa yang berkeliaran. Selain itu, pengunjung juga bisa melakukan hiking ke sebuah batu besar bernama Karang Copong. Mengunjungi pulau ini sangat menyenangkan karena pengunjung bisa menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah dengan latar belakang keindahan laut.

  2. Pulau Panaitan

    Pulau ini berada di sisi barat laut Peucang. Dengan luas 17.500 Ha, pulau ini mempunyai spot diving seperti Legon Lentah, Legon Kadam, Karang Jajar, dan Legon Samadang. Selain itu, pengunjung juga bisa melakukan surfing di lokasi bernama Teluk Kasuaris. Di sana ada sebuah titik yang dijuluki “One Palm Point”. Konon menurut para surfer, ombak pada titik ini cukup besar sehingga sangat difavoritkan.

  3. Padang Penggembalaan Cidaon

    Di padang ini pengunjung bisa melihat aneka satwa bergerak bebas, seperti burung merak, banteng, dan ayam hutan. Jika cuaca cerah, pengunjung bisa melihat banteng pada jam enam pagi hingga jam setengah delapan dan pada jam setengah lima sore hari. Para pengunjung tidak diperbolehkan untuk mendekati banteng karena bisa membuat aktivitas banteng yang tengah merumput menjadi terganggu. Pengunjung bisa melakukan pengamatan dengan menggunakan teropong.

Selain tempat-tempat di atas, masih ada objek wisata lainnya seperti Gua Sanghyangsirah yang erat dengan kehidupan Kian Santang dan selalu dikunjungi peziarah setiap bulan Maulid, Padang Penggembalaan Cibunar yang juga tempat para banteng merumput, Sumber Air Panas Cibiuk yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit kulit, Habitat Owa Jawa di Curug Cikarang, dan Pantai Selatan. Untuk bisa sampai ke Taman Nasional Ujung Kulon, pengunjung bisa melalui dua jalur yakni darat dan laut. Jika menggunakan jalur darat, pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dari Jakarta dengan bus jurusan Jakarta-Labuan lalu dilanjutkan dengan minibus jurusan Labuan-Tamanjaya, diperkirakan waktu tempuh sekitar 7 jam. Sementara jika menggunakan jalur laut, pengunjung bisa menyewa kapal dari Labuan, Sumur, ataupun Tamanjaya untuk menuju pulau.

Taman Nasional Ujung Kulon adalah salah satu taman nasional yang cukup populer di Indonesia oleh karena keberadaan badak jawanya. Selain keanekaragaman flora dan fauna yang dilindungi, taman nasional ini juga sungguh menakjubkan dengan keindahan laut dan padang rumputnya. Jika anda merasa tertarik untuk mengetahui kehidupan satwa dan keindahan alam tempatnya bermukim, silakan datang ke Taman Nasional Ujung Kulon, surga Indonesia di ujung barat Pulau Jawa.

Oleh : Rahel Simbolon
Gambar:
1. http://www.ujungkulon.org/pulau/pulau-peucang

Senin, 14 Juli 2014

Menikmati Pesona Indah Pantai Mutun

Lampung adalah salah satu wilayah di selatan Pulau Sumatera, yang berada di tengah selat dan samudera. Posisi Lampung yang berada di selatan, membuat provinsi ini kaya akan pantai. Ada banyak pantai Lampung yang indah dan masih alami. Jarak Lampung dan Jakarta yang tidak begitu jauh membuat banyak orang, terlebih para pekerja kantoran sering menghabiskan weekend mereka dengan berwisata alam ke pantai-pantai di Lampung. Sebut saja Pantai Mutun, yang terletak di Kecamatan Padang Cermin, berada sekitar 30 km dari Kota Bandar Lampung.

Saat ini, keindahan Pantai Mutun menjadi magnet wisata bagi masyarakat Lampung. Pantai Mutun selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dalam kota maupun luar kota. Selain pasir putihnya yang bersih dan airnya yang bening, ombak Pantai Mutun juga relatif tenang, sehingga cocok untuk dijadikan tujuan wisata keluarga, apalagi jika anda ingin sekali menceburkan diri ke dalam air. Jika anda ingin bersantai, di tepi pantai tersedia deretan gubuk yang bisa digunakan untuk sekedar duduk ataupun tidur-tiduran menikmati angin pantai yang bertiup sepoi-sepoi.

Pergi bersama anak-anak pastinya akan terasa seru bila benar-benar merasakan bagaimana air pantai. Oleh karena itu, pengelola Pantai Mutun telah menyediakan banyak wahana permainan, seperti kano, jet sky, waterboom, ban apung, dan perahu. Untuk menyewa perahu kano dengan kapasitas sendiri, pengunjung dikenakan tarif Rp 15.000-Rp 20.000 per orang, sementara jika ingin menyewa perahu kano kapasitas berdua, dikenakan tarif Rp 30.000 rupiah. Untuk banana boat, pengunjung dikenakan tarif Rp 25.000 per orang dan untuk masuk ke area waterboom, pengunjung dikenakan tarif Rp 10.000 per orang. Selain permainan-permainan ini, anda dan keluarga juga bisa memancing bersama. Untuk aktivitas ini, pihak Mutun sudah menyediakan peralatan memancing yang dapat anda sewa.


(http://anintyanovitasari.files.wordpress.com/2011/11/img_4833.jpg?w=300&h=225)

Jika anda melihat ke seberang pantai, akan terlihat sebuah pulau yang masih alami, asri, dan hijau, yang bernama Pulau Tangkil. Untuk mencapai pulau Tangkil, anda bisa menggunakan perahu dengan tarif Rp 10.000 per orang. Air laut di Pulau Tangkil masih lebih bersih sehingga anda bisa melihat secara langsung ikan-ikan yang berenang.


Pulau Tangkil
(anintyanovitasari.files.wordpress.com/2011/11/img_1700.jpg)

Setelah merasa puas beraktivitas di pantai, anda bisa beristirahat di gubuk-gubuk di tepi pantai ataupun langsung mencicipi makanan di café. Fasilitas umum yang disediakan di Pantai Mutun cukup lengkap, seperti ruang ganti dan toilet, masjid, restoran atau café, dan lokasi parkir yang luas. Di luar areal pantai, anda juga bisa menemukan berbagai kios yang menjual suvenir khas Lampung, seperti gantungan kunci, T-shirt, pajangan, hingga, gorden bukan kain melainkan kumpulan kerang yang telah dicuci bersih kemudian dirangkai selayaknya gorden.

Untuk bisa sampai ke Pantai ini, para pengunjung bisa memulai perjalanan dari Kota Bandar Lampung dengan jarak tempuh sekitar 25 km. Selama perjalanan, anda bisa menikmati suasana hijau di kiri dan kanan jalan. Ada begitu banyak pepohonan hijau, pemandangan pegunungan dan laut biru yang membuat mata dan hati ikut sejuk memandangnya.


(Dokumentasi Pribadi)

Oleh : Rahel Simbolon

Kamis, 03 Juli 2014

Menikmati Hijau dan Sejuknya Situ Patenggang, Jawa Barat

Ciwidey memang memiliki nuansa alam yang elok. Selain Kawah Putih, masih ada Situ Patenggang yang tidak kalah cantik. Letaknya juga tidak jauh dari Kawah Putih. Situ Patenggang sendiri berasal dari bahasa Sunda, di mana Situ berarti danau sedangkan Patenggang berarti saling mencari. Konon katanya, asal muasal terciptanya Situ Patenggang erat kaitannya dengan kisah percintaan antara Ki Santang, seorang Putra Prabu dan Dewi Rengganis, Putri Titisan Dewi. Sekian lama mereka harus berpisah, namun karena besarnya cinta di antara keduanya, mereka pun berusaha saling mencari, hingga akhirnya kembali bertemu di tempat, yang saat ini disebut “Batu Cinta”. Setelah bertemu, Dewi Rengganis pun meminta Ki Santang untuk membuatkan danau berikut perahu yang akan digunakan untuk berlayar. Konon, perahu yang dibuat oleh Ki Santang kini telah menjadi pulau yang berbentuk hati, yang dinamakan Pulau Asmara. Masih menurut cerita, pasangan mana pun yang mengelilingi Pulau Asmara kelak kisah cintanya akan abadi seperti kisah cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis.


(Sumber: http://promobdg.com/isi/uploads/2013/02/cerita-batu-cinta.jpg)

Letak Situ Patenggang yang tidak jauh dari Kawah Putih membuat kebanyakan wisatawan yang menggunakan jasa angkutan umum, mengambil double trip, yaitu Kawah Putih dan Situ Patenggang. Bagi anda yang menggunakan angkutan umum, anda bisa melakukannya dengan mengikuti rute Terminal Leuwi Panjang-Terminal Ciwidey-Kawah Putih-Situ Patenggang, dengan mengeluarkan kocek Rp 70.000 (sudah termasuk tiket Kawah Putih-Situ Patenggang). Jika anda tidak mengambil double trip, dari Kawah Putih, anda bisa menggunakan jasa ojek menuju Situ Patenggang. Untuk masuk ke dalam lokasi, setiap pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 15.000,-, tarif minibus Rp 11.000,-, dan tarif bus Rp 22.000,-.

Wisata alam Situ Patenggang memang nyaman sekali. Sejuknya udara bahkan di siang hari sekalipun membuat kita merasa damai. Sepanjang perjalanan, kita bisa melihat hamparan hijau perkebunan teh dan danau alam yang benar-benar indah. Suasana alami yang disuguhkan Situ Patenggang sungguh menyejukkan. Untuk menyusuri danau, anda bisa menggunakan jasa sewa perahu dengan kisaran harga Rp 150.000-Rp 250.000 per perahu atau bisa juga dengan menggunakan Angsa-Angsa yang berkisar Rp 25.000-Rp 50.000.


(Sumber: http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/08/10/167144_situ-patengan_663_382.jpg)

Setelah puas berjalan-jalan di sekitaran danau, sempatkan diri anda untuk berwisata belanja ataupun kuliner. Ada banyak penjual makanan dan oleh-oleh. Sore itu, kami pun menyempatkan diri untuk melihat oleh-oleh yang kebanyakan dodol dan strawberry. Jangan kaget bila saat sore harga jual oleh-oleh yang dijajakan dengan berjalan bisa turun drastis dibanding pagi dan siang hari. Itu semua dilakukan agar dagangan mereka habis terjual. Selain makanan, ada banyak penjual T-shirt yang menyediakan aneka T-shirt dengan gambar yang menarik tentang Jawa Barat dengan kisaran harga Rp 15.000-Rp 50.000, tergantung dari kualitas dan ukuran T-shirt.

Bagi wisatawan yang lebih suka wisata murah, mungkin wisata Situ Patenggang terkesan mahal dengan tiket masuknya, namun bila dilihat kembali pemandangan indah dan kesejukan yang bisa didapatkan, tentunya anda akan berpikir ulang untuk mengurungkan niat mengunjungi Situ Patenggang. Terlepas dari benar atau tidaknya mitos cinta Situ Patenggang, objek wisata alam satu ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Oleh : Rahel Simbolon

Selasa, 03 Juni 2014

Pulau Moyo, Terlalu Manis untuk Tak Dikunjungi


Pulau Moyo [sumber: http://assets.kompas.com/data/photo/2013/10/25/1028309moyooo780x390.jpg]

Tersebutlah satu pulau hening dan damai. Dan seorang putri cantik dari negeri yang jauh mendatangi tempat itu untuk menepis kekalutan hatinya. Selama tiga hari dua malam ia menghabiskan waktu mendengarkan suara-suara meneduhkan dari sekelilingnya. Ia yang datang dengan mata sayu, berkat keheningan dan kedamaian tempat itu, ia pun pulang dengan mata penuh binar.

Pulau dan putri cantik itu bukanlah cerita dongeng. Mereka nyata. Pulau itu bernama Pulau Moyo, dan putri itu bernama Lady Diana. Barangkali nama putri itu tidak asing bagi banyak orang—ia putri Inggris istri Pangeran Charles yang meninggal pada 1997. Tapi Pulau Moyo? Barangkali ini masih asing bagi orang Indonesia. Jika dikatakan ini sebagai daerah wisata, barangkali pula tempat yang indah ini masih belum-belum dikenal oleh para wisatawan dan pelancong.

Pulau Moyo ini merupakan yang terbesar kedua di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ia ditetapkan sebagai taman buru dan taman laut pada September 1986. Awalnya berupa suaka alam dan margasatwa. Luas pulau yang berada di bagian utara Sumbawa ini adalah 30.000 hektar. Panjangnya dari selatan ke utara 27 km. Sedangkan dari barat ke timur sekitar 8-20 km.

Lady Diana mendatangi Pulau Moyo ini pada Senin pagi 16 Agustus 1993 bersama 11 anggota rombongannya, tiga wanita sebaya, dan beberapa pengawalnya. Ia menumpang kapal cruise Aman XI ke pulau Moyo. Waktu itu diserang ‘galau’. Rumah tangganya bersama Pangeran Charles sedang tidak baik. Barangkali itulah sebabnya ia datang ke Pulau yang terkenal karena kesunyian dan ketenangannya ini. Ia mengusir kalut hatinya dengan mendengar kicau burung gosong, suara langkah kaki rusa, babi hutan, sapi liar dan kera abu-abu. Bayangkanlah di sore hari putri cantik ini datang menyendiri menyaksikan dan mendengarkan percik air terjun Mata Jitu dan Diwu Mbai. Hmmm..


Salah satu air terjun di Pulau Moyo [sumber: http://www.pulaumoyo.com/images/portfolio/popup/matajt.jpg]

Meski pernah didatangi Lady Diana—juga selebritis dunia seperti Mick Jagger—tempat ini tetap masih asing bagi para wisatawan nasional, bahkan lokal. Padahal tempat ini menyediakan sajian pemandangan alam yang natural serta beberapa jenis hewan langka dan air terjun yang menyejukkan.

Cara menuju ke Pulau Moyo

Misalkan anda berada di luar wilayah Nusa Tenggara Barat, dan belum pernah mengunjungi Pulau Moyo di sebelah utara Sumbawa ini, ada beberapa alternatif untuk menuju ke sana: ambillah garis start dari Mataram. Anda bisa menggunakan jalan darat atau udara. Untuk darat, anda bisa menyewa mobil travel yang akan menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam. Atau jika menempuh perjalanan udara, anda bisa menggunakan jasa Maskapai yang buka setiap hari dari Mataram-Sumbawa Besar. Pesawat Fokker 50 dan sebuah Maskapai yang terbang setiap Selasa dan Jumat akan menerbangkan anda ke selama 35 menit.

Jika sudah tiba di Sumbawa, berangkatlah ke pantai di Kenanga Beach Cottage. Dari sana anda bisa berangkat menggunakan kapal ke Pulau Moyo. Kapal akan berlabuh di Labuhan Aji, sebuah pelabuhan tempat para penduduk lokal dan backpacker menumpang kapal sumbangan Amanwana Resort yang gratis bagi penduduk lokal, dan dikenakan biaya Rp. 15.000 untuk yang bukan orang lokal.


Transportasi penyeberangan menuju Pulau Moyo [sumber: http://www.pulaumoyo.com/potojarum.html]

Anda tak perlu khawatir soal mencari tempat tinggal. Anda bisa tinggal di rumah penduduk di dekat pantai atau di penginapan sederhana yang ada di sana. Jika anda memilih penginapan, anda mengeluarkan biaya sekira Rp. 150.000 per malam. Sudah termasuk makan tiga kali sehari.

Hanya memang anda harus bersiap-siap untuk kondisi seperti ini di Pulau Moyo: di pulau itu anda tak akan mendapatkan satu pun mobil, listrik hanya menyala pada malam hari, kondisi jalan tak rata, dan untuk menuju beberapa tempat tujuan wisata, seperti air terjun Mata Jitu dan Diwu Mbai, jalan menanjak dan sedikit berdebu.

Tapi sekali anda tiba di tempat tujuan, semua ‘petualangan’ itu akan terbayar lunas. Kesejukan hutan akan merangkul anda. Dingin air terjun di tengah hutan itu menunggu anda untuk menjamahnya.

Jika anda belum juga puas, tak perlu khawatir. Ada bisa mencoba snorkeling di sore hari sambil menyaksikan matahari pulang ke barat. Ada banyak pantai eksotis di Pulau Moyo yang bisa anda selami. Seperti Raja Sua, Ai Manis dan Tanjung Pasir.


Rumah-rumah penduduk di pinggir pantai dinaungi pohon kelapa menjulang dan langit biru lazuardi. [sumber: http://www.pulaumoyo.com/images/portfolio/popup/sebotok.jpg]

Penasaran dan tertarik untuk mendatangi dan menikmati alam Pulau Maya? Rancanglah perjalanan anda. Hanya saja disarankan jangan melakukan perjalanan ke sana pada kisaran bulan Desember-April. Gelombang ombak yang besar tidak bersahabat. Datanglah ke sana pada Juli-Agustus. Dan nikmatilah wisata anda. Barangkali seperti Lady Diana, anda pun akan pulang dengan mata berbinar.

Sungguh, Pulau Moyo terlalu manis untuk tidak anda kunjungi.

Oleh : Dedy Hermansyah
Sumber:
1. http://lomboknews.com/2007/10/03/moyo-pun-didatangi-lady-diana/
2. http://bangmek.wordpress.com/2012/01/12/kisah-kedatangan-lady-diana-ke-pulau-moyo/
3. http://travel.kompas.com/read/2013/10/25/1122078/Mencari.Keheningan.di.Sumbawa.Pulau.Moyo.Tempatnya
Sumber gambar:
1. http://www.anneahira.com/sumbawa.htm
2. http://travel.kompas.com/read/2013/10/25/1122078/Mencari.Keheningan.di.Sumbawa.Pulau.Moyo.Tempatnya
3. http://www.pulaumoyo.com/

Rabu, 26 Februari 2014

Yuk, Liburan Ke Pulau Seribu - 2

Cara Murah Ke Pulau Seribu

Nah, setelah Anda tahu begitu banyaknya tempat wisata di Pulau Seribu. Tentunya, ada sebagian Anda yang menginginkan cara murah ke Pulau Seribu. Secara umum ada tiga cara murah yang bisa Anda lakukan.

  1. Gunakanlah Biro Wisata Perjalanan

    Banyak orang yang kurang mengetahui bahwa untuk melakukan wisata yang bisa mengunjungi banyak tempat dan memiliki guide, maka berangkatlah menggunakan biro wisata perjalanan atau travel. Anda bisa mencari informasinya melalui surat kabar atau melalui internet. Biasanya, ada travel yang menjanjikan perjalanan murah ke Pulau Seribu.

    Tentu saja, pihak travel akan menjanjikan untuk Anda jenis-jenis paket yang disediakan. Anda mesti memilihnya. Jika berangkat menggunakan biro wisata perjalanan atau travel, Anda mesti legowo mungkin ada lokasi wisata yang kurang mengena di hati. Namun penulis menyarankan untuk menikmati saja. Bisa jadi, setelah Anda mengunjunginya akan menyenangkan.
  2. 2. Hubungi Hotel-Hotel di Sekitar Pulau Seribu

    Selain menggunakan biro wisata perjalanan atau travel, Anda juga bisa menghubungi hotel-hotel yang terdapat di Pulau Seribu. Tanyakan saja, apakah hotel tersebut memiliki paket tour wisata di sekitar Pulau Seribu. Biasanya, pihak hotel memiliki. Sehingga Anda yang datang dari luar provinsi atau kota tak kebingungan saat wisata di Pulau Seribu. Umumnya, pihak hotel juga menyediakan Guide.

    Yang membedakan menggunakan paket hotel dengan paket biro wisata perjalanan adalah, jika Anda berasal dari luar pulau jawa, maka Anda mesti membeli tiket pesawat sendiri. Jika menggunakan biro wisata perjalanan atau travel, maka Anda tak lagi memikirkan biaya tiket pesawat. Umumnya, paket yang disediakan pihak travel sudah termasuk dengan tiket pesawat return (pulang pergi).
  3. 3. Melalui Teman

    Nah, ini juga termasuk cara murah liburan ke Pulau Seribu. Anda tinggal mencari teman, apakah ada yang tinggal di sekitar Pulau Seribu. Jika ada, maka tanyakanlah kepadanya, siap atau tidak menemani Anda wisata di Pulau Seribu. Maka, Anda bakal murah dalam hal guide dan tempat penginapan jika teman Anda mengizinkan tinggal di rumahnya selama liburan.

    Atau, Anda bisa memintanya untuk mencarikan hotel murah di Pulau Seribu. Sehingga tugas Anda hanya mencari tiket murah ke Jakarta. Ini jelas sangat bisa membuat wisata perjalanan Anda ke Pulau Seribu menjadi murah. Anda tak perlu membayar guide. Dan pastinya, teman Anda pasti paham jenis wisata yang mana paling menarik dan sesuai.

    Ini sangat berbeda dengan menggunakan paket biro wisata perjalanan. Menggunakan biro wisata perjalanan, ketika Anda tidak menyukai paket wisata yang dipilih, maka tidak bisa untuk segera cepat kembali atau membatalkan paket.

    Berbeda juga dengan menggunakan paket hotel yang Anda hubungi via telepon atau informasi yang didapat di internet. Pasalnya, jika Anda merasa tidak nyaman dan kurang menikmati paket yang ditawarkan, maka Anda tidak bisa begitu saja pindah ke hotel yang lain.
Nah, inilah bentuk-bentuk wisata yang ada di Pulau Seribu. Plus, di artikel ini pun dipaparkan cara murah untuk ke Pulau Seribu. Semuanya tergantung pada pilihan Anda. Semoga liburan Anda di Pulau Seribu murah dan menyenangkan.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution

Yuk, Liburan Ke Pulau Seribu - 1

Saat ini sudah hampir memasuki musim liburan panjang anak-anak. Yang paling menyenangkan di saat liburan adalah melakukan wisata. Kebanyakan orang melakukan wisata ke tempat yang belum pernah dikunjunginya. Haruskah wisata ke luar negeri? Rasanya tak perlu. Di Negeri ini cukup banyak tempat wisata yang sangat menakjubkan. Salah satunya adalah Pulau Seribu.

Pulau Seribu yang terdapat di Jakarta adalah salah satu tempat wisata yang jadi rujukan banyak orang. Bukan lantaran namanya yang menunjukkan bahwa pulaunya ada seribu. Penamaan pulau seribu lebih didasari karena jumlahnya cukup banyak. Bayangkan, ada 342 pulau. Selain itu, dinobatkan sebagai pulau seribu, karena gugusan pulau tepat berhadapan dengan Teluk Jakarta.

Ada Apa Saja di Pulau Seribu?

Wah, pastinya Anda dan keluarga ingin tahu apa saja yang ada di Pulau Seribu, bukan? Di Pulau Seribu, bukan saja tempat wisata saja yang ada. Tempat sejarah juga ada, termasuk di dalamnya makam habib. Bagi yang suka berziarah, ke Pulau Seribu bisa memiliki dua tujuan. Yaitu, wisata dan ziarah.

Lima lokasi sejarah yang ada di Pulau Seribu adalah:

  1. Ada makam Habib Ali yang terletak di Pulau Panggang. Habib Ali wafat pada tahun 1895.
  2. Ada juga bekas kantor Asisten Duizen Eilanden yang dibangun pada tahun 1980-an. Posisi kantor tersebut terdapat di Pulau Panggang.
  3. Ada juga makam legenda Darah Putih yang terdapat juga di Pulang Panggang.
  4. Ada makam Syarif Maulana Syarifuddin.
  5. Ada makam Sultan Mahmud Zakaria.

Sedangkan tempat wisata yang bisa Anda kunjungi di Pulau Seribu adalah.

  1. Jika Anda memiliki hobi wisata bahari dan senang mengamati jenis-jenis satwa seperti penyu, maka penulis menyarankan Anda untuk mengunjungi Pulau Pramuka, Pulau Semak Daun, Pulau Kepala dan Pulau Panggang.
  2. Jika Anda memiliki hobi suka melakukan Diving di laut, plus ingin melihat bekas-bekas kapal karam, penulis menyarankan Anda untuk mengunjungi Pulau Opak dan Pulau Karang Congkak.
  3. Jika Anda memiliki hobi wisata bahari alami, artinya tidak terdapat di dalamnya pengelolaan yang dilakukan pemerintah ataupun pihak swasta, maka penulis menyarankan untuk mengunjungi Pulau Panjang, Pulau Putri, Pulau Pelangi dan Pulau Perak.
  4. Jika Anda tergolong orang yang suka snorkeling, penulis menyarankan untuk mengunjungi Pulau Semut, Pulau Karang Kroja, Pulau Kotok Besar, dan Pulau Gosong Laga.
  5. Bila Anda pencinta burung dan sangat menyukai aneka jenis suara burung, maka penulis menganjurkan untuk mengunjungi pulau kerajaan.
  6. Jika Anda ingin melihat para penderita kusta atau ingin tahu sebuah rumah sakit yang disiapkan secara khusus untuk penderita penyakit kusta, maka kunjungilah Pulau Bidadari.
  7. Jika Anda tergolong orang yang suka melihat peninggalan-peninggalan Belanda saat menjajah negeri ini, plus benteng yang memiliki air tawar yang jernih dan bersih, maka kunjungilah Pulau Kahyangan.
  8. Nah, bagi Anda yang memiliki hobi memancing, maka kunjungilah pulau Damar. Di pulau ini juga terdapat mercusuar yang sudah cukup lama usianya. Mercusuar tersebut dibangun masa pemerintahan Hindia Belanda, tepatnya di tahun 1879.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution

Pulau Komodo: Pulau Keajaiban Dunia Milik Indonesia

Untuk saat ini, tak ada seorang pun yang tak pernah mendengar nama Pulau Komodo. Pulau ini pada tahun 2011 yang lalu ditetapkan sebagai salah keajaiban Alam Dunia. Tak tanggung-tanggung, Yusuf Kalla mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga dan memelihara Pulau Komodo yang telah mengharumkan nama Indonesia.

Kini, Pulau Komodo menjadi tempat kunjungan wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Nah, Ingin tahukah Anda sejarah awal Pulau Komodo dan bagaimana cara untuk bisa sampai ke Pulau Komodo dengan biaya murah dan wajar. Bacalah artikel ini hingga tuntas.

Profil Singkat Pulau Komodo

Secara geografis, Pulau Komodo terdapat di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun sejatinya, Pulau Komodo berada di perbatasan langsung dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Yang paling populer, Pulau Komodo terdapat di Pulau Flores.

Secara administratif tercatat bahwa luas wilayah permukaan Pulau Komodo adalah 390 Km². Jumlah penduduknya saat ini lebih dari 2000 jiwa. Pulau Komodo pada dasarnya bukanlah tempat wisata. Awalnya, ia dijadikan lokasi pengasingan para narapidana. Sehingga, tak mengherankan bila penduduk asli Pulau Komodo adalah campuran antara suku bugis dengan narapidana yang diasingkan tersebut. Agama mayoritas yang dianut masyarakat Pulau Komodo adalah Islam. Sedangkan agama lain yang terdapat di pulau tersebut adalah Kristen dan Hindu.

Pada tahun 1980 barulah didirikan di Pulau Komodo ini Taman Nasional Komodo. Ide pendiriannya adalah untuk menjaga dan melindungi komodo-komodo yang ada beserta habitatnya. Memang, di Pulau Komodo inilah aslinya habitat Komodo di Indonesia. Bahkan tercatat ada 277 spesies komodo yang terdapat di Taman Nasional tersebut. Komodo-komodo tersebut adalah percampuran antara komodo Asia dengan komodo Australia.

Penting jadi pengetahuan, bahwa di dalam Taman Nasional Komodo tidak hanya dipenuhi oleh spesies komodo saja. Ada sekitar 25 hewan lainnya terdapat di dalam Taman Nasional tersebut, baik hewan darat maupun jenis-jenis unggas. Semuanya dimasukkan di dalam Taman Nasional lantaran populasi hewan-hewan selain komodo tersebut selalu terancam dengan perburuan secara liar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Ketika Terpilih Sebagai Keajaiban Alam Dunia

Bernard Weber, Pendiri New 7 Wonders Foundation saat melakukan pemilihan 7 keajaiban dunia menggunakan sistem global dengan mengikutsertakan masyarakat sebagai pemilih. Proses pengikutsertaan masyarakat tampak jelas dari adanya kampanye, lalu dilakukanlah sistem penyaringan ketat. Dari penyaringan tersebut terdapat 440 lokasi dari 220 negara yang diikutsertakan sebagai 7 keajaiban dunia.

Setelah itu, dilakukanlah penjaringan dan kemudian terpilih 77 lokasi yang memenuhi kriteria. Lalu dilakukan kembali penjaringan, hingga akhirnya terpilihlah 28 finalis keajaiban dunia. Salah satunya adalah Pulau Komodo. Di sinilah baru masyarakat dilibatkan untuk ikut serta memilih 7 keajaiban dunia yang memang benar-benar memiliki keistimewaan.

Setelah dilakukan poling dari hasil pilihan masyarakat, maka terpilihlah 7 keajaiban dunia.Yaitu, pulau komodo yang ada di Indonesia, Halon Bay yang terdapat di Vietnam, Amazon yang terdapat di Amerika Latin, Pulau Jeju yang terdapat di Korea Selatan, Air Terjun Iguazu yang terdapat di Amerika Latin dan Puerto Princiea Underground River yang terdapat di Filipina.

Tiga Cara ke Pulau Komodo

Nah, jika Anda ingin berkunjung ke Pulau Komodo dengan murah, maka lakukanlah hal ini.

  1. Ikut Kuis Wisata Ke Pulau Komodo
    Biasanya, menjelang liburan atau akhir tahun, selalu ada event lomba atau kuis yang hadiahnya wisata. Salah satunya adalah wisata ke pulau komodo. Untuk mencari event seperti ini, Anda bisa mencarinya melalui internet atau media massa. Memang, tidak ada jaminan bahwa setiap akhir tahun atau menjelang liburan ada. Namun, tak ada salahnya mencari tahu melalui internet, barangkali ada kuis wisata ke Pulau Komodo.
  2. Melalui Travel Wisata
    Bagi Anda yang memang menginginkan wisata ke Pulau Komodo, maka bisa memanfaatkan jasa travel wisata. Cukup banyak travel yang menawarkan perjalanan ke Pulau Komodo. Anda bisa mensearchingnya di Google. Anda tinggal memilih paket-paket yang ditawarkan.
  3. Tiket Promo Penerbangan Ada juga maskapai penerbangan yang memberikan tiket promo untuk wisata ke Pulau Komodo. Biasanya tiket ini adanya di saat liburan atau akhir tahun. Namun pemesanan tiket tidak bisa dilakukan saat Anda ingin liburan. Biasanya, pemesanan tiket murah alias promo tersebut dilakukan minimal 4 atau 3 bulan sebelum keberangkatan.

Yang paling penting, Anda mencatat tangggal keberangkatan yang sudah ditetapkan oleh maskapai penerbangan. Pasalnya, Anda tidak dapat membatalkan tiketnya atau menunda keberangkatannya. Karena itu, catat tanggal keberangkatannya.

Inilah artikel singkat tentang Pulau Komodo sebagai pulau keajaiban dunia milik Indonesia. Semoga bermanfaat.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution