Tampilkan postingan dengan label goa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label goa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Februari 2014

Indahnya Wisata Gunungkidul - 1

Mendengar nama Gunungkidul pasti yang terlintas dalam pikiran adalah, gersang, tandus, kering, terpencil... Itu adalah kata-kata atau pendapat orang-orang yang belum pernah berkunjung ke Gunungkidul. Tapi jangan salah, banyak sekali keindahan dan juga potensi wisata yang tersembunyi di daerah yang berada di sisi tenggara Daerah Istimewa Yogyakarta itu. Ada banyak pilihan wisata di Gunungkidul seperti pantai, goa-goa karts yang menantang, stalaktit/stalakmit yang indah dan sungai-sungai bawah tanah yang menakjubkan, air terjun, dll. Berikut adalah daftar wisata-wisata di Gunungkidul:

  1. Pantai

    Gunungkidul adalah surganya pencinta Pantai, ada banyak sekali pantai yang ada di Gunungkidul. Tinggal pilih mau pemandangan yang seperti apa, ada yang berpasir putih dan ada yang berpasir hitam. Tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk menikmati indahnya hamparan pasir putih, Gunungkidul menyuguhkan pantai pasir putih dengan ombak besar yang indah. Beberapa pantai di Gunungkidul, antaranya:

    • Pantai Baron
      Pantai ini berada di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Pantai ini menyuguhkan pantai dengan hamparan pasir hitamnya, memiliki aliran sungai bawah tanah, TPI (Tempat Pelelangan Ikan).
    • Pantai Kukup
      Pantai Kukup ini berada di sebelah timur pantai Baron dan masih berada di wilayah Desa Kemadang. Pantai ini terkenal dengan “Tanah Lot-nya Pula Jawa”. Di pantai ini kita bisa melihat pulau kecil dengan jembatan, gardu pandang, akuarium laut, hotel, rumah makan.

    • Pantai Indrayanti
      Letaknya Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus (di sebelah Timur Pantai Sundak). Pantai ini sebenarnya memiliki nama asli Pantai Pulang Syawal, namun orang lebih mengenalnya dengan nama Pantai Indrayanti yang sebenarnya adalah nama Kafe yang ada di pantai itu. Menyuguhkan pemandangan pasir putih yang menawan, dengan suasana seperti Kuta, karena banyaknya penyewaan payung.
    • Pantai Ngobaran
      Letak pantai ini berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Pantai yang tidak begitu luas namun terdapat bangunan pura dan setiap tahun diselenggarakan Upacara Melasti umat Hindu. Di pantai ini pula kita dapat menikmati sunset yang sangat indah saat senja.
    • Pantai Siung
      Pantai indah berpasir putih ini merupakan surganya pecinta olahraga panjat tebing. Pantai ini memiliki tebing dengan 250 titik pemanjatan dengan tingkat kesulitan berbeda. Tempat ini berada di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus.
    • Pantai Gesing, Ngrenehan, Nguyahan, Sepanjang, Drini, Krakal, Sadranan, Slili, Ngandong, Sundak, Pok Tunggal, Timang, Jungwok, dan Sadeng.
  2. Goa-Goa Karst

    Di Gunungkidul terdapat lebih dari 400 goa yang tersebar di berbagai tempat. Beberapa di antaranya bersambungan satu sama lain. Ini adalah beberapa goa yang ada di Gunungkidul:

    • Goa Pindul
      Letak Goa ini ada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Walaupun letak Goa ini cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, pengunjung tidak perlu khawatir untuk mencapai kawasan wisata ini. Saat ini sudah banyak jasa yang menawarkan untuk mengantar pengunjung, asal pengunjung sudah memasuki wilayah Gunungkidul di pinggir-pinggir jalan sudah terdapat banyak spanduk/plang “Antar Goa Pindul”. Goa Pindul ini menawarkan fasilitas susur sungai di dalam goa menggunakan ban karet dan baju pelampung, dengan biaya yang terjangkau.
    • Goa Kalisuci
      Letak goa ini di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Kita dapat menikmati susur goa dan sungai (wisata cave tubing) di Kalisuci.

    • Goa Jomblang-Grubug
      Goa ini berada di Desa Pacarejo Kecamatan Semanu. Goa ini merupakan perpaduan antara goa vertikal (luweng) dan horisontal. Pengunjung bisa menikmati pancaran bias sinar  matahari menembus lobang gua yang terkenal dengan sebutan "Cahaya Surga".
    • Goa Bribin
      Letaknya berada di Desa Dadapayu Kecamatan Semanu. Goa ini merupakan tempat proyek pengangkatan air sungai bawah tanah untuk masyarakat sekitar kerjasama dengan Jerman.

    • Goa Cerme
      Goa Cerme berada di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari (Berbatasan dengan Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul). Di dalam Goa terdapat stalaktit dan stalakmit yang indah, sungai bawah tanah, banyak kelelawar. Menurut cerita, Goa Cerme dulu   digunakan para Walisongo untuk menyebarkan agama Islam di Jawa dan tempat membahas pendirian Masjid Demak.
    • Goa Sioyot, Gelatik, Langse, Maria Tritis, Rancang- Kencono, Jlamprong, Gesing, Sinden, Cokro, Lowo, Paesan, dan masih banyak goa-goa lain di Gunungkidul.

Oleh : Novita Prahastiwi
Referensi :
http://kedaisusu01.blogspot.com/2012/10/daftar-obyek-wisata-di-gunungkidul.html
pontrenalitisham.wordpress.com/indahnya-gunungkidul/‎

Menengok Wisata Kulon Progo - 2

b. Pantai Trisik

Pantai ini berada di tenggara Kulonprogo yaitu di Banaran, Galur (30km dari Yogyakarta). Pantai Trisik ialah pantai yang tepat untuk menikmati keindahan cakrawala laut lepas, sunrise dan sunset. Pantai yang juga menjadi tempat bagi para nelayan untuk mendaratkan perahunya serta untuk jual beli ikan segar dari laut. Terdapat laguna-laguna yang dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk perikanan. Di sebelah timur kawasan Pantai Trisik yang merupakan muara sungai Progo sering dimanfaatkan sebagai tempat pengamatan burung selain itu juga sebagai lokasi penangkaran habitat penyu.

c. Pantai Congot

Pantai Congot membentang sepanjang 6,5 Km, terletak di Jangkaran, Temon di sebelah banal Pantai Galagah (15 Km dari Wates). Sungai Bogowonto yang membatasi Purworejo dan Kulon Progo bermuara di Pantai Congot menjadi tempat pendaratan perahu nelayan dan terdapat tempat penjualan ikan untuk jual beli ikan segar. Tidak jauh dari Pantai Congot terdapat tempat ritual Gunung Lanang yang dimana tiap malam 1 Suro diadakan upacara ruwatan dan dilanjutkan larung pada pagi harinya.

Wisata alam di Kulonprogo berikuntnya adalah Goa Kiskendo. Goa Kiskendo salah satu obyek wisata yang terletak di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo di Pegunungan Menoreh, terletak 36km dari Yogyakarta dan 21km dari Wates. Goa ini sangat menarik karena kita akan menjumpai ornamen-ornamen goa berupa stalaktit dan stalaknit. Goa ini juga terkenal dengan kesakralannya dan terdapat relief cerita wayang (legenda pertempuran Mahesosuro-Lembusuro melawan Sugriwo-Subali)

Setelah anda menginjak lokasi wisata ini maka terhampar pertamanan yang akan menghubungkan dengan anak tangga menuju dalam goa. Kemudian anda diharuskan menuruni tangga bak ular yang berkelok ke arah mulut Goa Kiskendo. Jika masuk ke dalam goa, anda akan menemukan tempat-tempat sakral yang sering digunakan untuk ritual, antara lain Pertapaan Kusuma, Pertapaan Ledhek, dan Pertapaan Santri Tani.

Inilah beberapa foto dari Goa Kiskendo:



Berikutnya ada Puncak Suroloyo, Suroloyo adalah Puncak tertinggi di Pegunungan Manoreh tingginya 1071m dpl, dengan pemandangan indah di perbatasan Jogjakarta dan Jawa Tengah. Pengunjung bisa menikmati Candi Borobudur, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing di sisi utara dan Kota Yogyakarta serta Samudera Hindia di sisi selatan. Pengunjung juga dapat menikmati indahnya sunrise atau sunset.

Untuk menuju Suroloyo pengunjung harus melewati jalan berkelok tajam serta menakhlukkan tanjakan yang cukup curam, letaknya sendiri kira-kira 50km dari Yogyakarta, tepatnya di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamtan Samigaluh. Tidak hanya itu pengunjung masih harus menaiki anak tangga, untuk benar-benar sampai ke Puncak Suroloyo. Namun perjalanan panjang dan melelahkan itu tentu akan terbayarkan oleh keindahan pemandangan yang disajikan oleh Puncak Suroloyo. Selain sangat mengagumkan Suroloyo juga memiliki mitos, yaitu sebagai kiblat pancering bumi (pusat dari empat penjuru) di tanah Jawa. Masyarakat setempat percaya bahwa puncak ini adalah pertemuan dua garis yang ditarik dari utara ke selatan dan dari arah barat ke timur Pulau Jawa.

Dan seperti inilah pemandangan yang dapat kita lihat di Puncak Suroloyo:



Kulonprogo juga memiliki sebuah waduk yang juga merupakan satu-satunya waduk di DIY, yaitu Waduk Sermo. Letak waduk ini ada di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap (5km dari wates dan 36km dari Yogyakarta), luasnya sekitar 157hektar. Selain kita dapat menikmati wisata berkeliling waduk dengan perahu kita juga dapat menikmati indahnya alam, karena Waduk Sermo berlatar belakang hutan dan juga Pegunungan Manoreh.

Wisata yang juga dapat kita kunjungi adalah Pemandian Clereng, pemandian ini terletak di Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih hanya sekitar 4km dari Wates. Clereng adalah tempat pemandian dengan kolam renang dari mata air alami clereng. Pemandian ini terletak di kawasan perbukitan yang di bawahnya mengalir mata air jernih yang juga di manfaatkan untuk air minum dan irigasi pertanian masyarakat setempat.



Oleh: Novita Prahastiwi
Referensi:
http://thearoengbinangproject.com/wisata/wisata-kulon-progo/
https://sites.google.com/site/wisataairterjun/daerah-istimewa-yogjakarta/grojogan-watu-jonggol---kulon-progo
http://kalibiru.blogspot.com/