Tampilkan postingan dengan label buddha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buddha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Agustus 2014

Taman Alam Lumbini, Maha Karya Indonesia Di Brastagi


1. Taman Alam Lumbini

Selama ini dunia mungkin hanya mengenal Myanmar dan Thailand yang dipenuhi oleh pagoda-pagoda megah dan indah, namun ternyata Indonesia juga memiliki pagoda yang tidak kalah indah. Sebut saja Taman Alam Lumbini, sebuah kompleks taman yang memiliki pagoda nan megah di dalamnya. Taman Alam Lumbini berada di Desa Tongkoh Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Adapun taman alam ini diresmikan pada tahun 2010 yang lalu dengan melibatkan 100 bhiksu Indonesia, 400 bhiksu Thailand. 650 bhiksu Myanmar, dan selebihnya berasal dari negara lain.

Pagoda di Taman Alam Lumbini merupakan replika Pagoda Shwedagon di Burma. Untuk memasuki taman ini, pengunjung tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis. Sesampainya di kawasan pagoda, pengunjung akan disambut oleh warna emas yang memenuhi seluruh bagian luar pagoda yang membuat bangunan ini tampak megah. Pada bagian kiri pagoda terdapat menara dengan puncak berbentuk bekisar, sementara pada bagian bawahnya terdapat beberapa gelang emas yang menjuntai sepanjang 1,5 meter. Sebagaimana pagoda pada umumnya, puncak pagoda ini pun dihiasi oleh banyak lonceng. Jika angin tengah bertiup dan mengenai lonceng, maka lonceng-lonceng tersebut akan berdentang. Sebelum masuk ke dalam pagoda, pengunjung diminta untuk melepaskan alas kaki dan tidak boleh membawa makanan minuman ke dalam. Memasuki pagoda, pengunjung akan menemukan empat patung Buddha yang menghadap pintu dan mengarah ke empat mata angin. Bagi pengunjung yang beragama Buddha, anda bisa bersembahyang di tempat ini. Suasananya sangat teduh, tenang, dan tenteram. Perlu diketahui, replika pagoda di Myanmar yang ada di taman ini merupakan yang tertinggi di Indonesia sehingga mendapatkan rekor MURI. Selain memiliki bangunan pagoda, taman alam ini juga memiliki hamparan taman dengan bunga-bunga yang bermekaran indah. Jika anda sudah puas mengelilingi bangunan pagoda, anda bisa bersantai di taman ini.


2. Taman Hijau di Samping Pagoda

Taman Alam Lumbini bisa dicapai dari Kota Medan dengan lama perjalanan 2-3 jam. Bagi anda yang berangkat dari Medan dan menggunakan kendaraan umum, anda bisa melakukan estafet dengan menggunakan jasa angkot Sutra dengan rute Medan-Brastagi, cukup dengan ongkos Rp 10.000 saja. Sepanjang perjalanan menuju Brastagi, anda akan disuguhkan pemandangan alam yang begitu indah diiringi dengan musik Batak yang biasa mengalun di setiap angkutan umum di Sumatera Utara. Dan satu lagi, angkot Sutra tidak akan menurunkan anda tepat di depan Taman Alam Lumbini. Anda harus berhenti di Simpang Tongkoh kemudian melanjutkan perjalanan sekitar 500 meter, barulah anda bisa sampai tepat di Taman Alam Lumbini. Untuk melanjutkannya, anda bisa menggunakan kendaraan ataupun berjalan kaki. Tapi alangkah baiknya jika anda berjalan kaki karena di pemandangan kebun stroberi di kanan dan kiri jalan bisa menyegarkan mata.

Bagaimana? Sudah siap menjelajahi salah satu maha karya Indonesia ini? Udara sejuk Brastagi akan menemani anda mengitari Taman Alam Lumbini.

Oleh: Rahel Simbolon
Gambar:
1. http://static.panoramio.com/photos/large/57428527.jpg
2. http://medan.panduanwisata.com/files/2013/03/6993318383_33320fb1c1_c.jpg

Senin, 07 Juli 2014

Yuk Berwisata ke Candi Buddha Terbesar di Dunia

Candi Borobudur merupakan salah satu candi bercorak Buddha yang berada di Magelang, Jawa Tengah. Seperti yang telah kita ketahui, Candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan kerajaan Buddha yang didirikan oleh wangsa Syailendra, dengan jumlah relief sebanyak 1460 dan stupa sebanyak 504. Maha karya Buddha satu ini menjadi candi sekaligus monumen Buddha yang terbesar di seantero dunia. Mungkin jika dilihat sekilas, setiap tingkatan, setiap stupa, dan setiap relief pada Candi Borobudur sama saja, tapi ternyata setiap tingkatan memiliki cerita yang berbeda.


(Dokumentasi Pribadi)

Candi Borobudur memiliki empat tingkatan, di mana setiap tingkatan merupakan lambang dari tahapan hidup manusia. Tingkatan pertama atau dasar adalah tingkatan Kamadhatu, di mana melambangkan kehidupan manusia yang terikat kepada hawa nafsu. Tingkatan kedua adalah Rupadhatu, di mana melambangkan manusia yang telah bebas dari hawa nafsu namun masih terikat. Tingkatan ketiga adalah Arupadhatu, di mana melambangkan kehidupan manusia yang telah bebas dari hawa nafsu. Tingkatan keempat atau paling atas bernama Arupa, yang melambangkan nirwana, di mana tempat Sang Buddha berdiam. Selain keempat tingkatan ini, masih ada relief-relief yang terlihat indah, yang bercerita tentang Kisah Ramayana, keadaan pertanian dan pelayaran masyarakat di zaman itu.


(Dokumentasi Pribadi)


(Dokumentasi Pribadi)

Selain candi, objek wisata Candi Borobudur juga menyediakan fasilitas pokok lainnya yaitu museum Borobudur dan museum Kapal Raksasa. Di dalam museum Borobudur, para pengunjung bisa melihat berbagai potret relief yang tidak terlihat pada candi, potret pemugaran Candi Borobudur yang kedua kalinya, patung Buddha yang belum selesai, arca Candi Hindu dan miniatur Borobudur. Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk memasuki museum ini. Sementara museum Kapal Raksasa merupakan tempat diletakkannya Kapal Samudera Raksasa yang dulu digunakan nenek moyang Indonesia untuk mengarungi samudera hingga ke Afrika. Sama halnya dengan museum Borobudur, museum Kapal Raksasa juga tidak mengenakan biaya bagi para pengunjung.

Bagi anda yang ingin membawa pulang suvenir khas Borobudur, anda bisa mengunjungi deretan kios di luar area candi. Di sana banyak dijajakan berbagai suvenir seperti miniatur Borobudur, gantungan kunci, asbak, pakaian, dan sebagainya. Namun, jika anda tidak sempat mengunjungi perkiosan tersebut, anda bisa memanfaatkan pedagang-pedagang suvenir yang berdagang di sekitar candi. Biasanya pedagang-pedagang ini menggunakan nampan bulat besar sebagai tempat suvenir berupa gantungan kunci yang bervariasi dengan harga Rp 1000,00. Ada yang menjual pakaian dengan membawa kantung besar dan ada juga yang menjual miniatur Borobudur.

Keberadaan Candi Borobudur dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan umum dan pribadi. Jika anda hendak menggunakan angkutan umum, anda bisa memilih berbagai bus dengan trayek Jogja-Borobudur dari Terminal Jombor ataupun Giwangan. Sementara jika anda hendak menggunakan kendaraan yang lebih nyaman, anda bisa menyewa mobil di berbagai penyewaan mobil yang tersebar di Jogja. Candi Borobudur buka setiap hari mulai pukul 06.00-17.00 WIB, dengan tarif masuk sebesar Rp 30.000,- bagi wisatawan domestik, Rp 12.500,- bagi wisatawan domestik anak-anak, U$D 15 bagi wisatawan mancanegara, dan U$D 8 bagi wisatawan mancanegara yang menggunakan kartu pelajar.

Oleh : Rahel Simbolon